Selasa, 1 Januari 2013 –
Madrasah Diniyyah Tetap Dibutuhkan Masyarakat

Rembang (1/1) — Dewasa ini kian banyak bermunculan sekolah formal yang menawarkan berbagai fasilitas, sarana prasarana yang menunjang kegiatan belajar mengajar. Di antara beberapa sekolah tersebut, muncul pula sekolah dengan waktu pembelajaran hingga sore hari, dengan tambahan materi pelajaran agama. Namun hal tersebut belum mampu menggeser keberadaan madrasah diniyyah, utamanya di daerah Kab. Rembang, lantaran masih dibutuhkan masyarakat.

Demikian dikemukakan oleh Ketua Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyyah (FKDT) Kab. Rembang, H. Sunarko, S.Ag. Menurutnya, madrasah diniyyah mempunyai keunggulan tersendiri. Di lembaga ini, para siswa mendapatkan materi pelajaran agama lebih detail, dan belajar kitabkitab kuning peninggalan ulama salaf secara mendalam.

“Lembaga ini lebih konsen untuk mengajarkan akhlakul karimah, dan mengajarkan ilmu agama yang tidak ada di sekolah formal, seperti tafsir, hadis, nahwu, sorof, dan lain sebagainya,” jelas beliau.

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini, lanjutnya, juga masih tinggi. Bahkan sebagian mereka hanya mengenyam pendidikan madrasah diniyyah, tanpa sekolah formal. Kepercayaan masyarakat tersebut semakin bertambah dengan adanya ujian bersama dan mendapatkan ijasah semi formal. Ijasah tersebut diketahui oleh Kementerian Agama setempat.

Bagi sebagian madrasah diniyyah yang sudah memberikan mata pelajaran umum sesuai undang-undang, jelas beliau, siswa bisa mendapatkan ijasah formal, seperti sekolah formal. Ijasah tersebut disahkan oleh Kemenag setempat, dan bisa digunakan untuk melamar pekerjaan.

Tidak mengganggu

Sebelumnya, wakil Bupati Rembang, H. Adul Hafidz mengimbau kepada siswa yang sekolah formal, dan madrasah diniyyah pada sore hari bisa mengatur waktunya, sehingga kedua-duanya bisa berjalan dan tidak saling mengganggu.

H. Sunarko, S. Ag menambahkan, madrasah diniyyah sudah mempunyai system administrasi yang bagus. “Buku induk dan rapot merupakan buku yang wajib dimiliki santri madrasah diniyyah untuk pengecekan ijasah,” tandasnya.——Shofatus Shodiqoh

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.035681 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1449246
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.