Selasa, 22 Januari 2013, 13:17 –
Mengelola MDTA Harus Canggih

Tegal – Rapat Koordinasi Pengurus dan Dewan Pembina FKDT Kota Tegal yang digelar Forum Komunikasi Madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyyah (FKDT) Kota Tegal di kediaman KH. Zaini Nadhif dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kota Tegal H. Nuril Anwar, SH, MH. (18/01). Turut hadir mendampingi Kakankemenag Kasi PKPP H. Agus Seri, S.Ag. Hadir dalam kesempatan ini pula, Anshari Azizi anggota Komisi I DPRD Kota Tegal dan Abdul Hakim, Bag. Kesos Pemkot Tegal.

Saat dimintai sambutan, Kakankemenag mengatakan untuk meningkatkan kualitas Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) perlu dilakukan langkah-langkah antara lain; mau dan berani mengevaluasi diri, mendata kondisi riil MDTA yang ada dan keadaan yang diinginkan seperti apa. Untuk itu dirinya berharap pengurus MDTA yang baru untuk tetap kompak dan bersatu, artinya kordinasi yang baik dengan Kemenag, Pemkot dan Alim ulama selama ini untuk dilanjutkan dan terus ditingkatkan.

Kakankemenag menyoroti kondisi MDTA yang ada di Kota Tegal yang saat ini berdasarkan data yang ada berjumlah 60. Menurutnya jumlah siswa masih kecil dibandingkan dengan jumlah MDTA yang terdapat di Kota Tegal. Oleh karena itu perlu semacam program atau langkah-langkah yang konkrit, seperti dibuatkan tim sukses untuk merekrut atau meraih anak sekolah untuk masuk MDTA. Hal ini penting sehingga ada kepercayaan masyarakat untuk mengharuskan anaknya sekolah di MDTA. Selain itu perlu ada sentuhan dan perbaikan menejemen sesuai dengan menejemen umum. Sebab menurutnya menejemen MDTA sekarang dirasakan kurang profesional. “Sebab mengelola orang bukan barang jadi harus canggih”, ujarnya.

Dirinya menambahkan ekspos-ekspos dari MDTA memang perlu untuk dilakukan, seperti kegiatan yang bersifat show untuk menambah gairah masyarakat supaya menyekolahkan anaknya ke MDTA. Dalam kesempatan ini Kakankemenag menyarankan agar batasan usia maksimal dikaji ulang. Karena dengan adanya batasan usia maksimal 16 tahun sama halnya membatasi anak untuk menuntut ilmu. Kakankemenag juga memberikaan masukan agar tidak hanya tingkat Ula saja melainkan untuk Wusthonya yang saat ini masih sangat sedikit agar bisa lebih diperhatikan dan dikembangkan lagi.

Kakankemenag menganggap rapat ini merupakan moment yang baik untuk menyampaikan aspirasi kepada anggota Dewan dan Pemkot yang hadir mengikuti rapat ini terkait dengan MDTA. Sehingga MDTA ke depan semakin lebih diperhatikan lagi dan alokasi anggaran dari APBD Kota Tegal untuk MDTA bisa semakin meningkat. (lil)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.596386 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 1633673
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.