Kamis, 28 Februari 2013, 04:25 – Kankemenag
Simulasi Administrasi Nikah dan Rujuk

Grobogan- (25/2) Penghulu adalah pejabat fungsional yang bertugas melakukan pengawasan nikah/rujuk menurut agama Islam dan kegiatan kepenghuluan lainnya. Penghulu dituntut untuk profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga penghulu dituntut untuk terus meningkatkan kualitas kemampuan pribadinya dalam melakukan fungsi pengawasan nikah/rujuk dan kegiatan administrasi nikah dan rujuk yang selalu melekat pada dirinya.

Salah satu upaya untuk menjaga kualitas penghulu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan melalui Seksi Urusan Agama Islam (Urais) pada hari Senin, 25 Pebruari 2013 melaksanakan Simulasi Administrasi Nikah/Rujuk kepada penghulu di Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan dengan pembimbing Kasi Urais, Muzazin yang dibantu beberapa staf.

Simulasi administrasi nikah/rujuk ini menurut Muzazin merupakan upaya penyegaran kembali tentang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penghulu dalam mengelola administrasi nikah/rujuk. Dengan kegiatan ini, Muzazin mengharapkan para penghulu dapat selalu memahami ketentuan peraturan perundangan yang berlaku secara benar dan tepat dalam mengelola administrasi nikah dan rujuk ditempat kerja masing-masing.

Lebih lanjut Ahmad Yasin, sebagai fasilitator kegiatan ini menjelaskan, simulasi ini difokuskan kepada “Bagaimana penghulu mengisi formulir nikah/rujuk yang tepat dan benar,” khususnya formulir model N (akta nikah) dan NA (kutipan akta nikah). Dalam penjelasannya, Yasin menerangkan bahwa dalam kegiatan ini, penghulu dicoba untuk mengisi semua formulir nikah/rujuk sesuai dengan kemampuan dan pemahaman mereka atas ketentuan peraturan dan perundangan yang berlaku. Kemudian hasil pekerjaannya masing-masing didiskusikan bersama dan dievaluasi bersama antara para penghulu itu sendiri. Dengan demikian, kemampuan dan keahlian penghulu akan selalu terjaga kualitasnya.

Selain upaya penyegaran kembali bagi para penghulu, menurut Yasin, kegiatan ini juga merupakan wadah sharing, tukar pikiran dan problem solving bagi para penghulu atas kasus-kasus nikah/rujuk yang ditemukan dilapangan. Out put kegiatan ini, akan ditemukan solusi dan jawaban atas masalah yang timbul di lapangan kaitannya dengan masalah nikah/rujuk.

Dan kedepan, lanjut Yasin, kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkala dan akan diikuti dengan kegiatan simulasi prosesi ijab qobul yang baik dan benar dengan disertai pendalaman atas bahasa arab dan bahasa inggris bagi para penghulu. (Ays)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.056071 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1737794
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.