Dua Siswa MTsN 1 Pati Sabet Medali MOC

Pati – Penghujung tahun 2020 menjadi momen indah bagi MTsN 1 Pati, pasalnya dua siswa berhasil menyabet medali dalam ajang Mathematics Olympiade Contest (MOC) 2020 3rd edition. Ajang kompetisi yang digelar oleh Educamp tersebut berlangsung Minggu (27/12) secara online. Penyumbang medali dalam ajang MOC ini adalah Qeis Rashidan Faozal (emas) dan Fadila Mutia Lubna (perunggu).

Ozal, sapaan akrabnya menuturkan kegemarannya dalam mengotak-atik angka sejak dirinya duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Anak dari pasangan Radiman dan Siti Hidayatus Solikah ini tercatat berhasil menyabet lebih dari 20 medali di berbagai ajang kompetisi nasional bidang matematika. Dalam MOC yang diikuti pada beberapa bulan lalu, dirinya juga berhasil memperoleh medali perunggu. “Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa dapat emas, sebuah peningkatan dari sebelumnya.” ucapnya.

Siswa yang tidak pernah absen dalam mengikuti ajang kompetisi bergengsi ini mengaku tidak melakukan persiapan khusus, hanya saja dirinya selalu belajar secara istiqomah. “Mengikuti atau tidak mengikuti kompetisi saya selalu menyempatkan diri untuk belajar, meskipun hanya sebentar,” kata Ozal. Meskipun dirinya sudah terbiasa mendapatkan juara dan memperoleh medali, tidak lantas membuat salah satu prestator MTsN 1 Pati ini besar hati. “Semua ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari orang tua, Bapak Mepala Madrasah, dan keluarga besar MTsN 1 Pati. Terima kasih atas dukungan dan doanya sampai saat ini. Semoga saya bisa terus membanggakan keluarga dan madrasah,” ucapnya.

Berbeda dengan Ozal, Fadila siswi yang juga penghafal Alquran ini mengaku, ini adalah medali pertama yang ia persembahkan untuk madrasah tercinta. Ia pun merasa senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan kesempatan meraih medali perunggu dalam ajang ini. “Semoga saya bisa lebih baik dari ini, dan terus mencetak prestasi lebih banyak lagi untuk MTsN 1 Pati ke depannya,” harapnya.

Kabar baik ini mendapat apresiasi dari Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak. Ia mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh para para siswanya, meskipun dalam keadaan yang sulit seperti saat ini, tidak mematahkan semangat mereka untuk terus mengharumkan nama madrasah. “Alhamdulillah, terima kasih anak-anakku atas perjuangan yang luar biasa. Inilah bukti ketika ada kemauan dan usaha dalam kondisi apapun tidak akan menjadi penghalang untuk terus berprestasi”, tuturnya.

Syafak menyebutkan, keberhasilan kedua siswanya ini merupakan kado penutup akhir tahun bagi MTsN 1 Pati. “Semoga prestasi madrasah selalu istiqomah mengalami peningkatan dan lebih baik lagi di tahun-tahun yang akan datang,” harapnya. (TiM/at/qq)