Empat Siswa Kembali Harumkan MTs N 2 Banjarnegara

Banjarnegara – Masa pandemi covid-19 tidak menjadi penghalang bagi siswa-siswi MTs N 2 Banjarnegara untuk terus mengukir prestasi. ‘Tiada hari tanpa prestasi’, kalimat itulah yang pantas disematkan bagi madrasah yang telah berhasil melahirkan siswa-siswinya di berbagai bidang pada ajang kompetisi Nasional.

Empat dari lima siswa MTs N 2 Banjarnegara yang mengikuti Madrasah Olympid Contest (MOC) 2021-edisi 1 berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Dina Ramadani (medali emas mapel Matematika), Maulida Juwita dan Farah Alya Maufudah (medali perak mapel IPA), dan Khoirunnisa Hilmi (medali perunggu mapel Matematika), dibawah guru pembimbing Kholidun, Eko Riski, Ismiana dan Ely Fitri 

MOC 2021 Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Edukasi Campus (EduCamp) berkolaborasi dengan Tim Focus Kimia. EduCamp merupakan komunitas independen sebagai pusat kompetisi sains yang bernaung pada SBMPTN, OSN, KSN, dan KSM. MOC diadakan juga untuk kesiapan Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO).

MOC diselenggarakan 21 Februari 2021 tingkat nasional itu, diikuti ribuan peserta dari jenjang MI/SD, MTs/ SMP, dan MA/ SMA.

Dina Ramadani siswa kelas 7B peraih medali emas, mengaku sangat senang bahkan sempat tidak menyangka dirinya bisa memperoleh emas di ajang kompetisi tersebut. “Awalnya takut dan mengira tidak lolos soalnya untuk mempelajari materi lomba itu waktunya terlalu mendadak, tapi dengan belajar bersama guru Pembimbing menjadikan dirinya bahwa saya bisa, akhirnya membawa hasil. Alhamdulillah waktu mengerjakan soal juga tidak mengalami kesulitan,” tuturnya.

Selain itu, dukungan orang tua juga menjadi motivasi Dina untuk dapat memberikan yang terbaik di kompetisi ini. “Semoga di lomba berikutnya saya bisa menang lagi sehingga bisa membanggakan kedua orang tua saya utamanya dan MTsN 2 Banjarnegara tercinta,” harapnya.

Sementara, Farah Alya Maufudah mengaku memiliki cara tersendiri membagi waktu antara belajar untuk persiapan mengikuti MOC dengan kegiatan lainnya.”Biar tidak mengganggu konsentrasi, saya belajar di sela-sela pelajaran madrasah. Jika ada hal-hal yang tidak mengerti, saya mencoba mencari sendiri di internet atau bertanya kepada guru pembimbing” ucapnya.

Meskipun saat pelaksanaan lomba dirinya sempat mengalami kesulitan, akan tetapi dengan persiapan yang matang, akhirnya dapat menyelesaikan soal-soal dengan baik, tambahnya.

Kepala MTsN 2 Banjarnegara, Ratna Ayu Kartika Wulan sangat mengapresiasi keberhasilan anak didiknya tersebut. Meskipun di masa sulit seperti ini, masih banyak siswa yang termotivasi untuk tetap berprestasi diajang kompetisi tingkat Nasional seperti Madrasah Olyimpid Contest (MOC) ini.

“Selamat kepada anak-anakku yang sholih sholihah atas persembahan prestasi terbaiknya untuk MTsN 2 Banjarnegara. Terus semangat untuk berprestasi meski di masa pandemi covid-19,” ujarnya. (Ref/Nafis/Mnh)