PDWK Periode I Balai Diklat Keagamaan Semarang

Temanggung – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung mendapatkan kesempatan dari Balai Diklat Keagamaan Semarang  untuk melaksanakan Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK). Ada dua kelas yaitu Pelatihan Teknis Internalisasi Nasionalisme Berbasis Nilai-Nilai  Agama  dan  Pelatihan  Teknis Manajemen Perpustakaan yang dilaksanakan Senin-Sabtu (22-28 Februai 2021) bertempat di  Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Temanggung.

Pada kegiatan upacara pembukaan H. Abdul Wahib Amsa selaku Kepala Seksi Diklat Tenaga Administrasi Balai Diklat Keagamaan Semarang mengatakan, “Mulai luntur dan tergerusnya rasa nasionalisme bangsa ini, minimal bisa kita lihat mulai nampaknya perilaku membanggakan budaya lain”. Lebih lanjut Beliau mengatakan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir lunturnya rasa nasionalisme mulai mengarah pada perpecahan. Hal ini sangat ironis, seharusnya disamping sebagai bangsa yang majemuk, bangsa Indonesia juga terdiri dari berbagai macam pemeluk agama. Agama harus juga menjadi pilar utama dalam menumbuhkan, memupuk dan merawat nasionalisme guna tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pelatihan tersebut selain dikumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, juga dilantunkan lagu Zona Integritas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung yang diciptakan dan diaransemen oleh ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung. Mengawali sambutannya Kakankemenag memaparkan isi lagu tersebut yang merupakan cita-cita Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung melaksanakan ZI menuju WBK dan WBBM. Dengan diperdengarkan lagu tersebut secara berulang, menurut Kakankemenag, “akan menjadi Repetitive Magic Power, artinya dengan mengulang kalimat, lagu, kata, maka nilai-nilai yang terkandung didalamnya akan tertanam di alam bawah sadar dan menjadi karakter yang men-drive kebiasan”, sehingga ZI akan terlaksana dan didukung oleh semua elemen jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir, menyampaikan, “Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, yang berada di lingkungan yang penuh nilai-nilai religiusitas dan mempunyai budaya kehidupan keberagamaan mengedepankan sikap moderat, harus mampu menjadi contoh bagi kementerian lain dalam menumbuhkan dan merawat nasionalisme,” urainya.

Beliau mengatakan bahwa pada masa pra-kemerdekaan para tokoh-tokoh militer sering sowan para Kyai/Ulama di daerah Temanggung, salah satunya Kyai Subkhi Parakan, guna mendapatkan dukungan spiritual dalam rangka membangkitkan rasa perjuangan meraih kemerdekaan bangsa ini. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada Balai Diklat Keagamaan Semarang selaku penyelenggara pelatihan dan memberikan dukungan sebesar-besarnya pada kegiatan pelatihan ini.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh seluruh pegawai di bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, yang terdiri dari ASN, PPPK dan unsur masyarakat dari Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Temanggung.

Upacara pembukaan ini dihadiri juga oleh Kakankemenag Kabupaten Temanggung H. Ahmad Muhdzir, Kasubbag TU  H. Agus Latif, Kasi Pendidikan Madrasah H. Ahmad Sugijarto, Pengawas MTs dan MA, Kasi Bimas Islam Munsiri, H. Khaerun Kepala MTsN 2 Temanggung serta beberapa Widyaiswara BDK Semarang.(sr)