Seksi Bimas Islam Kankemenag Wonosobo Lakukan Pembinaan Calon Pengantin

Wonosobo (Humas) – Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Wonosobo Bersama dengan Kantor Urusan Agama Kecamatan Kertek gelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi Calon pengantin yang sudah mendaftar di KUA Kecamatan Kertek. Kegiatan tersebut digelar di RM Harmoni Kecamatan Kertek selama dua hari berturut-turut yakni 10-11 Maret 2021. Selanjutnya, hadir sebagai peserta yakni diikuti oleh kurang lebih sepuluh pasang calon pengantin. (09/3).

Kasi Bimas Islam Kan Kemenag Wonosobo, Imron Awaludin, menjabarkan pentingnya bimbingan pernikahan yang diikuti oleh pasangan calon pengantin.

“Tujuan diadakannya bimbingan ini adalah untuk membekali calon pengantin untuk mengelola kehidupan perkawinannya. Oleh karena itu Bimbingan Perkawinan dibutuhkan setiap pasangan pengantin,” ungkap Imron Awaludin.

Kasi Bimas Islam menambahkan, kegiatan bimbingan calon pengantin yang memberikan bekal bagi pasangan untuk membangun rumah tangga, dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka perceraian di Kabupaten Wonosobo.

“Tujuan Bimwin itu untuk membekali pengantin. Harapannya bimbingan ini bisa menjadi bekal untuk calon pengantin kedepannya dan fenomena perceraian pengantin baru dapat ditepis serta diharapkan tidak ada yang berakhir dengan perceraiaan dalam arti cerai hidup,” imbuhnya.

Hal lain disampaikan dalam kegiatan tersebut yakni materi tentang mengelola kehidupan, mengelola Hubungan, dan materi terkait kerjasama dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Ditempat berbeda, Kepala Kankemenag Kabupaten Wonosobo ,Ahmad Farid, yang berhalangan hadir lantaran sedang menerima vaksinasi Covid19 di RSUD Setjonegoro menyampaikan, kegiatan bimwin selain diberikan materi tentang pengelolaan hubungan dan rumah tangga juga diberikan materi nilai-nilai ajaran agama Islam dalam membangun rumah tangga.

“Saya harap dalam kegiatan tersebut selain diberikan materi terkait pengelolaan rumah tangga juga disampaikan ajaran Agama Islam terkait pernikahan dan bagaiaman membangun mahligai rumah tangga ideal menurut sudut pandang keagamaan,” jelas Kepala Kemenag Wososobo.

Kepala Kemenag berharap, Konsep berkeluarga menurut kacamata Agama dapat diterima dengan baik oleh calon pengantin dan diterapkan dalam kehidupan berumah tangganya kelak. PS-WS/qq