Seksi PD Pontren Tingkatkan Pelayanan Untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam

Brebes – Saat ini seksi PD Pontren sudah mewujudkan peningkatan pelayanan untuk lembaga pendidikan di bawah naungan Seksi PD Pontren. Peningkatan layanan tersebut dalam bentuk “sipijob online” (Sistem Informasi dan pelayanan Ijin Operasional). Layanan ini bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat proses pengajuan ijop (Ijin Operasional) baru atau perpanjangan, SKT (Surat Keterangan Terdaftar) dan  rekomendasi. Melalui layanan online tersebut maka Madin, TPQ dan Pondok Pesantren cukup mengupload persyaratan melalui media internet, tanpa harus datang ke kantor. Setelah jadi, nanti pihak lembaga akan diberitahu dan bisa diambil atau diantarkan oleh jasa paket. Demikian disampaikan H.Akrom Jangka Daosat,M.SI disela sela kunjungan monitoring pembelajaran Madrasah Diniyah di wilayah Kec. Ketanggungan, Rabu, 10 Maret 2021.

Layanan sipijob ini sudah apresiasi oleh Baldik Kemenag Provinsi Jawa Tengah, bahkan direncanakan akan menjadi percontohan untuk tingkat provinsi. Saat sekarang memang baru Seksi PD Pontren Kab. Brebes yang sudah berinovasi melalui.sipijop online. Sehingga hal ini merupakan terobosan dan inovasi yang bermanfaat untuk lembaga pendidikan keagamaan Islam.

“Awal mula saya berfikir untuk mengurus ijin penyelenggaraan pendidikan bagi lembaga yang secara geografis jauh dari kota Brebes tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.Untuk wilayah Brebes Selatan ada yang sekali jalan bisa menghabiskan biaya Rp 100 ribu, berarti pulang pergi membutuhkan biaya Rp 200 rb. Itu kalau satu hari selesai proses dengan memenuhi segala persyaratan. Jika tidak selesai karena ada persyaratan yang masih kurang tentu akan sangat menguras biaya. Sementara kondisi keuangan Madin atau TPQ tidak seperti lembaga pendidikan formal. Karena itu dengan munculnya sipijop online maka akan meringankan biaya untuk pengurusan izin penyelenggaraan pendidikan,” jelas Akrom kepada tim monitoring.

“Kemajuan IT semakin memudahkan kita untuk berinovasi dan meringankan dari sisi biaya. Oleh karena itu harus kita tangkap menjadi hal yang positif dari dampak kemajuan IT. Sekarang  mau tidak mau lembaga pendidikan harus bersentuhan dengan IT. Pendataan emis harus melalui operator yang sudah memahami IT,” tambah Gus Akrom.

Wal akhdzu bil jadidil ashlah, termasuk didalamnya adalah pemanfaatan IT lembaga pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kasi PD. Pontren. Kami mewakili Madin se Kab. Brebes sangat berterima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kasi PD. Pontren Kemenag Brebes, H. Akrom Jangka Daosat, M.Si yang telah menjadikan PD. Pontren semakin maju dan meningkat pelayannya. Itu semuanya dirasakan oleh Madin se Kab. Brebes.(AS/Sua)