Tingkatkan Pengawasan dan Kualitas Pelayanan Untuk Pembangunan Zona Integritas

Semarang – Sebanyak 22 MAN di Jawa Tengah yg merupakan pilot project Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM yang akan diajukan untuk tahun 2022, mengikuti Bedah Lembar Kerja Evaluasi (LKE). Selasa, 16 Maret 2021, bertempat di Aula lantai Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. 

Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas dengan narasumber ibu Yusi Damayanti, Analis Kepegawaian Ahli Muda Bagian Organisasi Kepegawaian dan Hukum, Ditjen Pendidikan Islam. Didampingi Kasi Guru Bidang Madrasah, Agus Mahasin dan Kasi Tenaga Pendidik Bidang Madrasah Kanwil Kemenag Jateng, Hj. Mutmainah.

“Ada 26 indikator LHKPN, ini dari Permenpan RB, No. 10 tahun 2019,” terang Yusi.

Kepala madrasah adalah leader dari program kontrak kerja madrasah, sehingga diharapkan mampu mempersiapkan sumber daya manusianya, sumber daya anggarannya, dan kemudian peserta didiknya.

“Kita capai nilai komponen hasil dari terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. Dengan meningkatkan pengawasan dan meningkatan kualitas pelayanan,” ajaknya.

Peserta bedah lembar kerja yang hadir hari ini sebanyak 66 orang. Dimana masing-masing madrasah mengirimkan 3 orang wakilnya. Terdiri dari Kepala madrasah, Kaur TU dan operator madrasah.(Sua/Sua)