Wujudkan Keluarga Sakinah, Kemenag Kebumen Kembali Adakan Bimwin

Kebumen – Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Kebumen kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Bimwin”. Bertempat di Hotel Candisari Karanganyar Kebumen pada tanggal 15 Maret sampai dengan tenggal 18 Maret 2021, setidaknya akan dilaksankan 2 angkatan Bimwin pada bulan Maret tahun ini. Setiap angkatan terdiri dari 20 pasang calon pengantin yang akan mengkuti kegiatan tersebut selama dua hari. Hal tersebut disampaikan Kasi Bimas Islam Salim Wazdi ketika dikonfirmasi Humas Kemenag saat kegiatan berlangsung.

Salim Wazdy melanjutkan penyampaiannya, dengan mengacu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021, rencananya pihaknya akan melaksankakan 19 angkatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah & Calon Pengantin, dan 4 angkatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja. Total semuanya ada 23 angkatan pada tahun 2021. “Tahun 2021 InsyaAllah akan kami laksanakan Bimwin sebanyak 23 angkatan,” ungkapnya.

Menurut Kasi Bimas, hal yang melatarbelakangi masih dilaksankannya kegiatan Bimwin adalah masih banyaknya kasus perceraian di Kabupaten Kebumen. Dengan mengacu data NTCR (Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk) tahun 2020 jumlah peristiwa nikah ada sebanyak 10.763 sementara data talak/cerai sebanyak 1009 peristiwa. Artinya masih terdapat kasus perceraian sebanyak 9,37% pada tahun 2020.

Saat ditanyakan lebih lanjut terkait penyebab masih lumayan banyaknya angka perceraian. Dijelaskannya bahwa penyebabnya bermacam – macam, ada yang disebabkan karena faktor ekonomi, faktor orang tua yang terlalu ikut campur urusan keluarga anaknya, perbedaan prinsip, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan dan bahkan ada juga yang disebabkan karena faktor seksual.

“Untuk itu kami laksanakan kegiatan bimwin ini agar nantinya calon pengantin mendapatkan bekal yang cukup dalam menghadapi beberapa permasalahan  yang kemungkinan akan ditemui setiap pasangan dalam berumah tangga. Harapannya bisa terwujud keluarga yang sakinah dan terhindar dari perceraian,” jelas Salim Wazdy.

Sementara itu Kepala Kankemenag H. Panut saat memberikan materi  menyampaikan beberapa tips dan nasehatnya kepada calon pengantin peserta bimwin agar terbentuk keluarga sakinah. Yang pertama disampaikannya adalah kenali calon pasangannmu terlebih dahulu sebelum memilihnya menjadi pasangan. “Pastikan pasangan yang akan dinikahi adalah pasangan terbaik dan terakhir,” pesannya.

Selain itu salah satu cara untuk mewujudkan keluarga yang sakinah adalah keterbukaan. Keterbukaan dan mengutamakan tabayun sangat dianjurkan dalam sebuah keluarga, terlebih dengan perkembangan teknologi dan informasi seperti sekarang. Dia mencontohkan hal sepele seperti password HP atau hanphone. Hendaknya setiap pasangan suami istri tidak menyembunyikan password HPnya dari pasangannya.

Tips selanjutnya menurut Panut terkait manajemen ekonomi dalam berumah tangga adalah pentingya seorang menejer dan perencanaan yang matang. Perencanaan/target akan lebih memotivasi dan mengarahkan kehidupan dalam berumah tangga. Selain itu dalam berumahtangga harus ada yang bertugas menjadi menejer dalam hal pengelolaan keuangan. Istri harus bisa menerima dan ikhlas atas nafkah yang diberikan suami dan bisa mengelolanya dengan baik. “Jangan beli sesuatu atas dasar keinginan, tapi hendaknya karena kebutuhan,” katanya.

Namun demikian disampaikannya dalam berumah tangga yang paling penting adalah implementasi ajaran agama dengan baik dan benar. “Ciptakan suasana ketaatan dalam menjalankan ajaran agama pada setiap keluarga,” pungkasnya.(fz/qq).