Asah Kemampuan Bahasa Inggris Anak, Menuju Madrasah Hebat Bermartabat Berkelas Dunia

Kendal – Keinginan untuk menjadikan Madrasah Hebat Bermartabat Berkelas Dunia menjadi motivasi tersendiri bagi MIN 1 Kendal untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa. Salah satu caranya adalah dengan mengikutkan siswa pada olimpiade Bahasa Inggris.

Menurut Ninik Kholifah selaku Guru Bahasa Inggris MIN 1 Kendal, pada bulan April ini ada dua kompetisi yang sedang dipersiapkan, Topaz Competition dan Smart Student Competition.

“Alhamdulillah untuk Smart Student Competition sudah terlaksana dengan baik. Hasilnya sangat memuaskan. Pada level 2, Atikah Hayatunnufus meraih juara 1 dan Anita Felisha Adzkadina meraih juara 3. Sementara pada level 1, Naraya Sabina meraih juara Harapan 1,” ungkapnya saat melaporkan hasil lomba Online Nasional Olimpiade Bahasa Inggris  oleh Smart Student Competition kepada Kepala Madrasah, Kamis (8/4).

Sementara untuk Topaz Competition, Ninik melaporkan ada dua anak yang sudah lolos babak penyisihan dan masuk ke babak Final pada tanggal  10 April  2021. Mereka adalah Aliya Qonita Zakiyya Kelas 4.A dan Atikah Hayatunnufus Kelas 4.D.

“Prestasi yang terukir pada  Smart Student Competition semoga menjadi penyemangat kedua anak ini, dan pada akhirnya meraih hasil yang terbaik pada final  Topaz Competition,” harapnya.

Menerima laporan tersebut, Kepala MIN 1 Kendal memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih dan persiapan kompetisi berikutnya. Dirinya lalu balik bertanya, bagaimana bisa menemukan potensi cemerlang anak-anak ini dalam kemampuan berbahasa Inggris?

Dengan penuh semangat, Ninik menjelaskan, kami belum mencoba mengadakan penjaringan dengan seleksi pada anak-anak. Kami masih menggunakan cara  seperti  tahun-tahun sebelumnya yaitu dengan cara bidik langsung terhadap anak-anak yang kami anggap mempunyai potensi, suka dan Interest terhadap Bahasa Inggris.

“Alhamdulillah kami menemukan 9 anak yang sangat interest dengan Bahasa Inggris. Mereka berasal dari kelas 2 sampai dengan kelas 4.  Sembilan anak ini saya bimbing untuk mempersiapkan olimpiade, seminggu 3 kali selama 2 jam.  Semoga langkah kecil ini melatih kepercayaan diri anak-anak  dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya Pembelajaran Bahasa Inggris Sejak dini, disamping untuk kepentingan kompetisi,” pungkasnya. (sby/bel/rf)