Gelorakan Semangat Berpramuka, MAN 2 Banjarnegara Lantik 13 Garuda

Banjarnegara – Pramuka Pangkalan MAN 2 Banjarnegara 06.303 dan 06.304 melantik Pramuka Penegak Garuda sejumlah 13 orang pada Kamis (30/12). Kegiatan yang diselenggarakan di indoor tersebut dihadiri oleh Andalan Kwarcab Banjarnegara Sugeng Wiyono dan Miskam, Ketua Kwarran Banjarnegara Sugeng Darmadi, Andalan Kwarran Banjarnegara Esther Christina, Sujito, Farida, dan Hari Utomo.

Pramuka Garuda adalah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan. Dasar hukum Pramuka Garuda tersebut tertuang dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 038 tahun 20217 tentang Petunjuk Penyelanggaraan Pramuka Garuda.

Dalam sambutan upacara pembukaan, Kepala Madrasah sekaligus Kamabigus (Ketua Majlis Pembimbing Gugus Depan) menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang akan dilantik.

“Selamat dan sukses Adik-adik semua. Kalian adalah Pramuka yang hebat mampu meraih tingkatan tertinggi dalam golongan Penegak. Ini menjadi sebuah tantangan sekaligus tanggung jawab bagi Adik-adik semua agar berpikir, berkata, sekaligus berbuat selayaknya Pramuka Garuda dalam kehidupan sehari-hari. Sejatinya Pramuka Garuda bukan hanya sekedar status belaka, tapi bagaimana aplikasinya dalam kehidupan nyata,” ungkap Kak Ridlo Pramono.

Sebelum proses pelantikan terdapat beberapa Mata Uji Pramuka Garuda. Materi tersebut di antaranya adalah Syarat Kecakapan Umum, Syarat Kecakapan Khusus, Proyek Produktif, Keteladanan, Kegiatan Pembangunan di Lingkungannya, Bahasa Internasional, Pemahaman UU No 12 Tahun 2010, Pemahaman UUD 1945, Pertemuan Pramuka, Penabung yang Rajin, Satuan Karya Pramuka, Internet dan Teknologi, dan Penampilan Kecakapan di Depan Umum.

Melihat mata uji yang cukup banyak tersebut, beberapa sudah dilaksanakan sejak tiga bulan sebelumnya.

“Kami sudah menyiapkan uji Pramuka Garuda sekaligus pelantikan ini sejak tiga bulan yang lalu. Karena masih terbatas pandemi, kadang uji dilakukan secara daring jika tidak memungkinkan luring. Alhamdullillah berjalan dengan lancar,” ungkap Rowi selaku Ketua Gudep sekaligus Pembina Pramuka.

Rowi menambahkan ada satu orang yang tidak bisa dilantik karena sakit. “Satu orang berhalangan hadir karena sakit, jadi kami hanya bisa melantik 13 orang,” tutupnya. (ta/ak/rf)