MI Darus Sholeh Luncurkan Gerakan Peduli dan Berbagi

Rembang – Untuk menggugah jiwa sosial peserta didik, MI Darus Sholeh, Kecamatan Kragan Rembang meluncurkan program Gerakan Peduli dan Berbagi. Program ini diadakan setiap Jumat dengan target fakir miskin sekitar madrasah.

Kepala MI Darus Sholeh, Ahmad Fahimi mengatakan, program ini dalam rangka mendidik siswa untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. “Program ini bertujuan untuk mendidik dan melatih karakter siswa agar mempunyai rasa kepedulian sosial yang tinggi, peka terhadap lingkungan dan gemar bersedekah,” ungkap Fahimi  ketika diwawancara Jumat (14/1/2022).

Adapun target program ini adalah warga sekitar yang tergolong fakir miskin. “Sebagai madrasah yang terletak di daerah nelayan, kami perlu untuk berbagi kepada warga sekitar yang rata-rata bermata pencaharian nelayan, tukang kuli angkut ikan, tukang becak dan lainnya. Tak sedikit pula yang tergolong fakir miskin,” jelas Fahimi.

Melalui program ini, siswa didampingi oleh Fahimi dan sejumlah guru membagikan nasi bungkus kepada warga sekitar. “Awal launching hari ini kami bagikan 50 bungkus nasi. Kami menargetkan bisa membagi 100 bungkus nasi setiap Jumat. Bahkan kami juga menargetkan bisa berbagi sembako,” sambung Fahimi.

Untuk kesuksesan program ini, Fahimi membuka donasi dari para dermawan. Untuk launching perdana ini, sejumlah pihak yang berdonasi yaitu Komunitas Rembang Peduli, wali murid yang mampu, guru dan komite madrasah. “Kami mengajak para dermawan di lingkungan MI Darus Sholeh untuk mau berbagi sedekah, agar Allah semakin menambah rezeki yang barokah,” ujarnya.

Fahimi berharap, program ini akan berjalan lancar. Mengingat pandemi sudah berangsur turun. Siswa juga sudah diperbolehkan belajar tatap muka. Menurit Fahimi, hal ini merupakan momentum agar siswa bisa belajar secara kontekstual, tidak sekedar tekstual di bangku madrasah. “Apalagi kondisi masyarakat nelayan di musim penghujan dan musim angin barat sangat memerlukan bantuan, sehingga dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa meringankan beban mereka,” imbuhnya.

Fahimi yang baru saja dinobatkan sebagai Juara I Kepala MI Berprestasi tingkat nasional tahun 2021 ini menambahkan, program ini sebagai wujud nyata perintah dalam hadist nabi, yaitu tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. — iq/rf