KUA Adimulyo Luncurkan Program Admimulyo “Peduli”

Kebumen – Guna mengoptimalkan peran dan fungsi masjid serta musholla di kecamatan Adimulo, Forum Komunikasi  Penyuluh Agama Islam (FKPAI)   Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Adimulyo meluncurkan program Adimulyo Peduli (Penggerak Dalam Usaha Li i’la i Kalimaatillah).

Program Adimulyo Peduli  yang diinisiasi oleh FKPAI ini dilaunching secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen Ny. Iin Windarti Sugiyanto mewakili Bupati Kebumen, Selasa (15/02) di Masjid Al Amin desa Adimulyo Kecamatan Adimulyo. Turut hadir pada lunching ini Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Salim Wazdy mewakili Kepala Kankemenag, Kabag Kesra Pemkab Kebumen Mukhsinul Mubarok, jajaran forkompimcam serta sejumlah kepala desa dan pengurus takmir masjid/mushola di kecamatan Adimulyo.

Dalam kesempatan itu Iin windarti menyambut baik adanya kegiatan tersebut. Dirinya berharap dengan tata Kelola yang baik masjid juga bisa berperan dalam mensejahterakan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat berdampak positif  bagi masyarakat, semoga bisa turut membantu mensejahterakan masyarakat”, ungkapnya.

Guna mendukung gerakan Adimulyo Peduli, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa berupa Al – Qur’an kepada pengurus takmir Masjid Al Amin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen yang dalam hal ini diwakili Kasi Bimas Islam Salim Wazdy.

Sementara itu Koordinator FKPI Adimulyo, Siti Mardiyah menjelaskan kegiatan Adimulyo Peduli ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran masjid dan musholla agar tidak hanya untuk pelaksanaan ibadah sholat lima waktu saja, melainkan bisa untuk pusat kegiatan social, dakwah dan pemberdayaan umat secara umum.

“Kami ingin mengajak kepala desa dan para takmir untuk mengoptimalkan peran masjid, tidak hanya Mahdoh tapi juga Ghoeru Mahdoh”, jelas Siti Mardliyah.

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam Adimulyo Peduli antara lain Workshop Ketakhmiran, Jamrud Merah (Jamaah Dzuhur Meraih Berkah),  Kakiku (Kajiaan Kitab Kuning), Pekonan ( Pelayanan Sosial Keagamaan), Masta (Manasik Sepanjang Tahun), Binwin (Bimbingan Perkawinan), dan Pelega (Pendampingan Lembaga Keagamaan).

Siti Mardiyah berharap kedepan masing-masing takmir dapat mengelola masjid dengan tata kelola yang baik, sehinggga dapat turut mensejahterakan masyarakat. Selain itu dirinya meminta agar semua bisa bergerak Bersama dalam mewujudkan visi misi bupati kebumen agar terwujud Kebumen yang semarak, dan umat meraih kebhagian dunia dan akhirat.

“Diharapkan semua bergerak untuk mewujudkan Kebumen yang Semarak, dan meraih kebahagiaan dunia akhirat”, pungkasnya.(fz/bd).