Menjadi Narasumber Rakor FKDM, Kakankemenag Sampaikan Penguatan Moderasi Beragama

Klaten – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Hariyadi mengajak kepada seluruh komponen yang ada di Kabupaten untuk bersama-sama memperkuat moderasi beragama sebagai salah satu program prioritas Kemenag RI. Ini menjadi tugas bagi Kementerian Agama untuk melakukan penguatan pemahaman moderasi beragama di tengah-tengah umat beragama, tidak hanya berfokus pada salah satu agama saja.

Hal tersebut disampaikan Kakankemenag dalam Rakor FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Kab. Klaten bersama TKD (Tim Kewaspadaan Dini) Kecamatan  se Kab. Klaten. Bertempat di RM Mbah Munir Tempursari Ngawen Klaten, Rabu, (9/3). Dalam acara tersebut hadir pula dan sekaligus menjadi narasumber dari Polres, Kodim, Kesbangpol, Bappeda dan BIN.

Pembinaan kerukunan umat beragama sedang getol-getolnya dilakukan Kemenag, melaksanakan implementasi moderasi beragama, dan Kemenag mencanangkan tahun ini adalah tahun toleransi.

“Moderasi beragama merupakan bagian dari strategi bangsa ini dalam merawat Indonesia. sebagai bangsa yang sangat beragam, sejak awal para pendiri bangsa sudah berhasil mewariskan satu bentuk kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara, yakni negara kesatuan Republik Indonesia yang telah nyata berhasil menyatukan semua kelompok agama etnis suku bahasa dan budaya,” tandas Hariyadi.

Kemenag memberikan apresiasi setinggi-tingginya kegiatan ini, untuk serap aspirasi dan informasi apa saja yang terjadi dan isu-isu apa yang berkembang di masyarakat yang sekiranya berpotensi menimbulkan konflik, dalam rangka ikut menciptakan kondusifitas di masyarakat Klaten khususnya dan Indonesia pada umumnya menjelang Bulan Ramadhan.

Lebih lanjut Hariyadi menyampaikan, bahwa SE Menteri Agama No. 5 Tahun 2022, terkait pengaturan pengeras suara di masjid/mushola, amanat dan tujuan dari pengaturan ini untuk menciptakan ketentraman, ketertiban dan kenyamanan bersama.

“Kemenag memerintahkan seluruh penyuluh agar sowan dan berkoordinasi ke semua Takmir Masjid untuk mensosialisasikan/menempel SE secara utuh, di Klaten jumlah masjid 3.142 dan mushola 1.833,” imbuhnya.(sm_aj/Sua)