Menjelang Ramadhan, MAN 1 Rembang Raih 5 Emas

MAN 1 Rembang — Menjelang Ramadhan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rembang berhasil meraih 5 emas, 2 perak, serta 2 perunggu dalam ajang Kompetisi Sains Pelajar Indonesia (KSPI) dan Kompetisi Sains Nasional (KSN) Osindo.id tahun 2022.

Rinciannya, Biologi  2 emas, Fisika 1 emas, Matematika 1 emas, Sosiologi 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Adapun pelaksanaan KSPI pada 19 maret 2022 dan diumumkan pda 20 maret 2022. Sedangkan KSN Osindo.id dilaksanakan pada 13 maret 2022 dan diumumkan 14 maret 2022. Teknis pelaksanaan KSPI dan KSN Osindo.id secara daring.

PT. Jenius Sains Indonesia selaku penyelenggara KSPI dan Osindo.id selaku penyelenggara KSN Osindo merupakan 2 lembaga pendidikan resmi dan bersertifikat legal sudah sering menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional untuk para pelajar Indonesia.

Kepala MAN 1 Rembang, Taufik merasa sangat senang dengan mengapresiasi atas raihan prestasi peserta didiknya. Menurutnya, iklim berprestasi dan mental juara dari peserta didik harus tetap terjaga.

“Semboyan Madrasah Mandiri Berprestasi bisa terwujud dari kerjasama yang apik seluruh stakeholder yang ada di madrasah. Komunikasi, kebersamaan, kerjasama, kekompakan, serta sinergitas yang apik dari seluruh civitas madrasah akan menciptakan lingkungan madrasah yang kondusif,” lanjut Taufik.

Wakil kepala bidang kesiswaan MAN 1 Rembang, Siti Kasidah mengabarkan, mental juara dari peserta didik menyebar sangat cepat bagaikan virus COVID-19. Hal ini terbukti dari peraih 3 medali emas sekaligus yang semula belum pernah juara dan alhamdulillah menjadi juara pada kompetisi ini.

“Kami akan terus memacu peserta didik MAN 1 Rembang untuk terus berprestasi dalam berbagai kompetisi melalui penjaringan bakat peserta didik, memetakan bakat peserta didik, dan proses pembimbingan semaksimal mungkin,” terang Kasidah.

Alfianti Fadhila (XI MIPA 1) berhasil meraih 3 emas sekaligus pada bidang Fisika, Matematika, dan Biologi. Menurutnya, keberhasilan atas raihan prestasi ini tidak luput dari usaha keras dalam belajar, berdoa, serta bimbingan dan arahan dari guru pembimbing.

“Alhamdulillah setelah sekian kali saya ikut berbagai kompetisi tingkat nasional, baru kali ini saya mendapatkan 3 medali emas sekaligus pada bidang Fisika, Matematika, dan Biologi,” ujarnya. – sutejo/iq/rf