MTs Negeri 2 Rembang Go Digital

Rembang –  Teknologi informasi yang berkembang begitu cepat memberikan perubahan di berbagai sector. Tak terkecuali di bidang pendidikan.  Salah satu upaya agar tidak tertinggal jauh dalam mengikuti perkembangan teknologi, MTs Negeri 2 Rembang telah mempersiapkan diri untuk Go Digital. Ruang digital yang dipersiapkan MTs Negeri 2 Rembang menjadi salah satu terobosan untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Kepala MTs Negeri 2 Rembang, Muhammad Yunus Anis mengatakan, dengan majunya teknologi mendorong madrasah untuk go digital, karena hampir semua orang menjadi lebih mengenal komputer dan perangkat pintar lainnya seperti laptop, tablet, android, dan sejenisnya.

“Pandemi membuat masyarakat semakin sadar karena banyak hal yang benar-benar dapat dilakukan secara online, untuk itu madrasah berupaya memberikan layanan pendidikan pada siswa dengan menyediakan ruang digital yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam proses belajar mengajar,” kata Yunus Anis.

Menurutnya, dengan membangun infrastruktur ruang digital diharapkan ruang digital tersebut dapat digunakan guru dan siswa untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat.  “Gunakan ruang digital kita secara cerdas, bermanfaat untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar,” pesannya,Sabtu(12/3).

Sebelumnya, agar semua guru bisa memanfaatkan ruang digital, pihak madrasah memberikan pelatihan singkat penggunaan dan pemanfaatan ruang digital. “Kami siap mendampingi guru jika memang belum menguasai teknologi untuk memanfaatkan ruang digital,”  kata Slamet Winarto selaku Guru Bimbingan TIK saat memberikan pelatihan. 

Sementara itu Wakamad Bidang Kurikulum, Henry Retno Timur menyampaikan, pengadaan ruang digital ini dikaji dengan tujuan dapat mengoptimalkan belajar peserta didik melalui penggunaan teknologi digital dan pendekatan pedagogik yang tepat.  

Menurut Retno, dengan menguasai pembelajaran digital, guru MTs Negeri 2 Rembang diharapkan mampu mengantarkan peserta didik untuk memiliki kemampuan memecahkan masalah yang dihadapi secara kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif serta lebih efektif dan efisien. “Dengan demikian kualitas proses belajar mengajar dapat lebh ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan pedagogik dan teknologi yang tepat dengan tuntutan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,” tandasnya. (Wient/iq/rf)