Muh Mualim adakan Pembinaan bagi K3MA se-Kabupaten Sukoharjo

Sukoharjo – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo Muh Mualim menjelaskan berbagai hal terkait visi dan misi Kementerian Agama yang Profesional dan handal dalam membangun masyarakat yang Shaleh, moderat, cerdas, unggul dan berkarakter berdasarkan gotong royong dalam kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah ( K3MA ) Kabupaten Sukoharjo bertempat di Hotel Hapsari, yang dihadiri oleh Pengawas Madrasah Aliyah, Kepala Madrasah dan Waka Madrasah se-Kabupaten Sukoharjo,  Selasa (08/03) pukul 09.00 WIB – selesai.

Pada kesempatan tersebut Kakankemenag mengingatkan kembali pentingnya mematuhi prokes 5M1D mengingat merebaknya kasus covid varian baru Omicron yang meningkat signifikan akhir-akhir ini. “ Kondisi saat ini yang masih belum kondusif, lonjakan kasus covid varian omicron harus kita tanggulangi dengan lebih ketat dalam menerapkan prokes 5M1D ” tegas Kakankemenag.

Disamping itu Kakankemenag juga memaparkan beberapa misi Kementerian Agama diantaranya ;

  • meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama
  • memperkuat moderasi beragama
  • meningkatkan layanan keagamaan
  • meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu
  • meningkatkan produktivitas dan daya saing pendidikan
  • memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik( good governance).

Menurut Muh Mualim, dunia telah mengalami setidaknya empat kali revolusi industri diawali dengan revolusi industri 1.0 (revolusi masyarakat industri) dilanjutkan dengan revolusi industri 2.0 yang ditandai dengan produksi besar-besaran dibidang mesin (mobil, kendaraan perang lapis baja dan juga pesawat tebang). Dilanjutkan dengan revolusi industri 3.0 yang menyasar pada revolusi digital yang ditandai dengan munculnya Komputer dan robot, dan saat sekarang ini revolusi industri 4.0 yang terkait dengan penggunaan perangkat teknologi informasi yakni internet dan juga smartphone yang menyentuh hampir seluruh lini kehidupan manusia.

Oleh karenanya Muh Mualim berharap diera revolusi industri 4.0 sekarang ini insan kemenag mampu mentransformasikan perkembangan teknologi tersebut untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi umat. “ ASN kemenag harus satu barisan, cepat tanggap dengan keinginan masyarakat, transformasi layanan umat termasuk diantaranya transformasi digital ” jelas Muh Mualim.

Disamping itu Kakankemenag juga berpesan agar ASN Kemenag juga melakukan pengawasan terkait ideologi, moral dan keuangan dalam upaya mensukseskan program prioritas Kemenag diantaranya moderasi beragama, revitalisasi KUA, kemandirian Pesantren, universitas cyber Islam dan peningkatan Religiosity Index yang menjadi Barometer Kerukunan Beragama di Indonesia. (djp/oct/rf)