Ganjar: Temukan, Uruskan dan Selesaikan

Semarang – “Kegiatan ini sudah berjalan sejak 2017 di Prov. Jateng. Hal ini lebih untuk mensinkronkan pemanfaatan zakat dengan program pemerintah. Dan penyalurannyapun lebih terdistribusi merata,” ucap Sumarno, Sekda Prov. Jateng dalam Acara Gerakan Cintai Zakat, Infaq dan Shodaqoh, Selasa, 26/4.

Sumarno juga menjelaskan bahwa akan ada penyerahan bantuan dari Kesbangpol, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Bank Jateng, juga Basnas akan secara simbolis yang mengadakan 37 jambanisasi dan bantuan mudik.

Hadir Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Ketua Baznas RI, Noor Achmad, Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji, Direktur Bank Jateng dan forkopimda terkait.

Potensi yang ada di Jateng sangat besar sekali. Gerakan yang diresmikan bapak Presiden, tanggal 15 April 2021 ini berdampak sangat besar bagi masyarakat.

“Di catatan kami pak Gubernur adalah pimpinan yang paling punya perhatian terhadap Baznas. Untuk Provinsi Jateng tertinggi perolehan zakatnya di Indonesia,” ucap Noor Achmad.

Menurut Noor Ahmad, apa yg dilakukan di Jateng ini menjadi percontohan bagi Gubernur di Provinsi lain. “Apa yang kami lakukan ini telah banyak yang merasakan manfaat dengan dana zakat tersebut,” jelasnya. Kekuatan zakat di indonesia adalah datang dari Jawa Tengah.

Ganjar mengajak warga Jateng yang bekerja di Jateng dan pengusaha-pengusaha di Jawa Tengah dan mungkin target yang secara insitusi ingin dicatatkan. Termasuk BUMN, BUMD, dan UMKM.

“Bagaimana kita tradisikan (zakat) ini dan upaya kan agar publik tau, sehingga ini menjadi cara pemerintahan untuk menyelesaikan masalah,” jelas Ganjar.

“Waktu di Kab. Rembang, ada kata yang menarik dari Bupati, yaitu temukan, uruskan dan selesaikan,” jelasnya.

“Semoga ini dapat terus berjalan, dan makin menebar manfaat,” tutupnya.(Sua/Bd)