Kakankemenag : Jangan Dijadikan Alasan Etos Kerja Turun Karna Puasa Ramadhan

Kab. Pekalongan – Kepala Kankemenag Kabupaten Pekalongan, Drs.H.Sukarno,M.M membuka kegiatan Kultum Ramadhan 1443 H, sekaligus memberikan sambutan serta siraman rohani (kultum ramadhan selama lebih kurang lima belas menit) pada hari kedua puasa dihadapan jamaah sholat Dhuhur.Senin, (04/04/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan setelah selesai waktu shalat dzuhur tersebut bertempat di musholla Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Pekalongan, dihadiri oleh segenap jajaran pimpinan, para ASN Kankemenag juga beberapa ASN Pemda kabupaten Pekalongan.

Dalam sambutannya, Kakankemenag,H.Sukarno mengajak kepada seluruh yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT, karena masih diberi kesempatan melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1443 H/2022 M, dengan harapan semoga puasa kita berkualitas, sampai dengan akhir Ramadhan, mendapatkan ridho dan barokah dari Allah SWT, meningkat pencapaian derajatnya sebagai manusia yang bertaqwa.

H.Sukarno.juga menyampaikan bahwa, “Alhamdulillah untuk Romadhon tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena sudah ada banyak kelonggaran-kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah, termasuk dapat terlaksananya kegiatan siraman rohani (kultum selama maksimal lima belas menit) ini,” ujarnya.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan bahwa pada tahun ini awal memulainya puasanya pun berbeda, ada yang sudah mulai pada hari Sabtu dan ada juga yang mulainya pada hari Ahad, semuanya dengan dasar yang kuat.

Namun beliau menghimbau kalaupun ada perbedaan penentuan awal 1 Ramadhan 1443 H, namun Kementerian Agama mengikuti keputusan resmi pemerintah melalui sidang itsbat yang dilakukan Menteri Agama. Semua perbedaan yang terjadi adalah rahmad yang tetap harus disyukuri,” tuturnya.

Di penghujung sambutan sekaligus isi kultumnya, Kakankemenag mengajak kepada seluruh ASN Kankemenag Kabupaten Pekalongan untuk tidak menjadikan puasa sebagai alasan menurunnya etos kerja.

“Jangan dijadikan alasan etos kerja turun karna puasa ramadhan. Begitu banyak orang-orang yang berhasil, yang diawali dengan berpuasa. Tetap terus semangat dalam bekerja yang juga merupakan bentuk ibadah kita kepada Allah SWT.” pungkasnya. (Ant/bd).