Kemenag Klaten Gelar Rakor Persiapan Penyelenggaraan Haji 2022

Klaten – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten melalui Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) gelar Rapat Koordinasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2022 yang diikuti oleh seluruh Kepala KUA, Korcam jemaah haji 2020 dan Ketua KBIHU yang dilaksanakan di Aula Al Ikhlas Kemenag Klaten, Selasa, (26/4).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Hariyadi mengatakan, kabar diumumkannya penyelenggaraan haji bagi warga negara diluar Arab Saudi merupakan kabar yang sangat menggembirakan dan patuh disyukuri bersama. Sebab ini menjadi obat terbaik bagi umat Islam yang telah sekian lama merindukan Tanah Suci selama dua tahun tunda.

Segera dilakukan verifikasi dokumen Calon Jamaah Haji (CJH) yang masuk dalam kuota untuk berangkat tahun 2022 yang berdasarkan hasil verifikasi penetapan sistem komputer terpadu pusat.

“Untuk memastikan calhaj Tahun 2020 dokumennya lengkap dan dipastikan kesiapan jamaah untuk berangkat yang masuk dalam kuota yang ditetapkan,” tandas Hariyadi.

Sebelumnya, Menag telah mengumumkan pada tahun ini, Indonesia akan memberangkatkan 100.051 jamaah haji disertai 1.901 petugas. Pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Indonesia akan dilaksanakan pada 4 Juni 2022.

“Kecepatan dan kecermatan dalam persiapan penyelenggaraan haji harus dilakukan, mengingat ini adalah kali pertama Indonesia memberangkatkan jamaah haji pada masa pandemi,” ujarnya.

Sementara itu Kasi PHU Kemenag Klaten, M. Yusuf menyampaikan, pemilihan jemaah calon haji yang akan berangkat dari Klaten tahun ini akan dilakukan sesuai dengan pedoman Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

“Kemenag akan menginventarisir sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh Arab Saudi. Lalu kami  langsung memverifikasi apakah jemaah yang ditentukan itu sudah sesuai semuanya, baik itu kesiapan keberangkatannya, kesehatannya, dokumen-dokumennya, dan usianya di bawah 65 tahun, untuk Klaten sebanyak 474 calhaj,” kata Yusuf.

KUA berperan penting sebagai garda terdepan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. “Kami berharap segala informasi terkait haji agar segera disampaikan kepada calon jemaah haji tunda 2020, agar masyarakat memahami kebijakan pemberangkatan haji tahun 2022 ini,” imbuh Yusuf.(aj/Sua)