Pengumpulan Zakat Fitrah di MTs Negeri 2 Rembang

Rembang –  MTs Negeri 2 Rembang mengadakan pengumpulan dan pembagian zakat fitrah. Pengumpulan dilakukan oleh warga madrasah dan diperuntukkan kepada siswa dan masyarakat yang berhak menerima.

Sebelumnya, Kepala MTs Negeri 2 Rembang  telah membentuk Panitia Pengumpulan zakat fitrah dengan mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 155 tertanggal 11 April 2022.  Menindaklanjuti SK tersebut, panitia dibantu oleh pengurus OSIM mulai melaksanakan pengumpulan zakat dari tanggal 18 – 22 April 2022.  Secara bergilir, setiap hari beberapa siswa menyerahkan zakat fitrah berupa 2,5 kg beras dan dikumpulkan kepada wali kelas masing-masing.

Muhammad Yunus Anis selaku Kepala Madrasah menyampaikan, pelaksanaan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh guru dan siswa akan pentingnya zakat fitrah sebagai kewajiban seluruh umat Islam. Yunus Anis juga berharap, kegiatan yang sudah berjalan dengan baik ini dapat dilaksanakan setiap tahun. “Harapannya, bisa membawa manfaat untuk siswa dan masyarakat sekitar yang benar-benar berhak menerima zakat,” kata Yunus Anis.

Ketua Panitia  zakat MTs MTs Negeri 2 Rembang  Mudjahidin,  mengatakan, siswa memang dianjurkan untuk membayar zakat di madrasah,  bisa berupa uang atau beras. Untuk uang panitia menetapkan Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) sedangkan untuk beras sebanyak 2,5 Kg per siswa.  Menurutnya  besaran uang tersebut disesuaikan dengan harga beras di pasaran. 

Mudjahidin juga menjelaskan, kegiatan pengumpulan zakat ini  akan berlangsung hingga hari Jumat 22 April 2022.  Hal ini dimaksudkan agar waktu yang digunakan panitia dalam mengemas dan mendistribusikan zakat lebih longgar.  “Mengingat mulai hari Selasa 25 April 2022 siswa sudah mulai memasuki libur hari raya,” kata Mujahidin.

Mudjahidin menambahkan, kegiatan ini melibatkan pengurus OSIM MTs Negeri 2 Rembang. “Kami berharap melalui kegiatan zakat fitrah ini mampu membersihkan diri dalam menyempurnakan ibadah puasa. Zakat ini agar menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama umat muslim dan memaknai hari raya Idul Fitri merupakan kemenangan dan hari kebahagiaan,” ungkap Mudjahidin. (Wient/iq/rf)