Halal Bihalal di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Semarang

Semarang, Dua tahun sudah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Semarang tidak mengadakan kegiatan halal bihalal dengan jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah negeri secara bersamaan pasca libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

Senin (9/5/2022) untuk pertama kalinya setelah 2 tahun vakum, Kankemenag Kota Semarang menggelar kembali kegiatan halal bihalal yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) baik yang ada di lingkungan kantor kota, KUA, maupun madrasah negeri.

Kegiatan yang digelar di halaman Kankemenag Kota Semarang tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan, demikian disampaikan Rachmad Pamudji selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU). “Kami tetap patuhi prokes, sehingga kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan apel Senin pertama pasca libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443H/2022 M hanya diiikuti oleh sebagain ASN di lingkungan Kankemenag Kota Semarang,” teragnya.

“Untuk ASN dari madrasah negeri hanya diikuti oleh kepala madrasahnya saja, hal ini mengingat keterbatasan tempat dan guna menjaga agar tidak terjadi kerumunan,” imbuhnya.

“Meskipun hari ini merupakan hari pertama masuk kerja bagi pegawai yang WFO (Work from Office) setelah libur panjang, tetapi tidak mengurangi semangat dari peserta kegiatan. Kegiatan kami agendakan dimulai pukul 7.30 WIB, tetapi semua peserta telah hadir di halaman kantor sebelumnya. Kerinduan antar ASN untuk bisa saling bersilaturahmi begitu terasa dan kentara,” ujarnya.

“Halal bihalal merupakan tradisi masyarakat Indonesia dan menurut saya patut dilestarikan sebagai sarana untuk menyambung silaturahmi bagi seluruh pegawai di lingkungan Kankemenag Kota Semarang,” lanjutnya.

Mukhlis Abdillah selaku Kepala Kankemenag Kota Semarang mengawali kegiatan halal bihalal dengan memberikan salam dan ucapan permohonan saling memaafkan, serta  saling mendoakan dalam kebaikan, yang diikuti oleh Kasubbag TU, Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA, dan peserta apel lainnya.(Rus/NBA/bd)