Penyuluh Agama Islam Berikan Penyuluhan Di Posyandu Lansia

* Slamet Hasanudin Penyuluh Agama Islam Kecamatan Batang sedang menyampaikan penyuluhan di Bina Keluarga Lansia

Batang – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Batang terus berusaha meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsinya dalam pelayanan kepada masyarakat di bidang penerangan Agama Islam, sebagaimana yang dilakukan pada Jumat (16/09), Slamet Hasanudin Penyuluh Agama Islam Fungsional, memberikan bimbingan kerohanian di Pos kelompok kegiatan (POKTAN) Bina Keluarga Lansia (BKL) Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang yang dihadiri oleh 20 orang Lansia.

Dalam sambutannya, PLKB Kecamatan Batang, Sri Mulyaningsih koordinator Kelompok Bina Keluarga Lansia, menyampaikan bahwa para lansia membutuhkan pendampingan tidak hanya dari segi kesehatannya saja, namun mereka juga perlu diberikan penguatan nutrisi ruh sehingga secara mental akan selalu siap menghadapi kenyataan yang ada.

” Dalam kelompok BKL ini, kegiatannya adalah posyandu lansia di mana para lansia kita cek kesehatannya bekerjasama dengan Puskesmas, dilanjut dengan siraman rohani untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batang. Rangkaian kegiatan terakhir adalah senam lansia,” jelas Sri Mulyaningsih.

* Para lansia antusias mengikuti penyuluhan oleh Penyuluh Agama Islam

Sementara itu, Slamet Hasanudin, menyampaikan materi tentang ajakan untuk menyegerakan beramal sholeh. Ajal tidak menunggu taubat kita. Dia bisa datang kapan saja, sewaktu-waktu yang kita tidak pernah tahu. Untuk itu, jangan pernah menunda-nunda perbuatan baik.

“Adalah kepastian bahwa ajal akan mendatangi siapapun. Rahmat Allah SWT adalah bukanlah  sesuatu hal yang perlu ditunggu, melainkan harus diupayakan/dikejar. Oleh karena itu, jangan pernah menunda-nunda untuk beramal soleh, terutama di usia senja seperti ini,” jelas Slamet Hasanudin.

Dia juga mengungkapkan bahwa sinergitas antara KUA Kecamatan Batang dengan PLKB telah terjalin lama salah satunya kegiatan yang diselenggarakan Kelompok Bina Keluarga Lansia ini.

“ Kelompok Lansia memang perlu adanya penguatan mental keagamaan, tidak hanya kesehatannya saja, rohaniyah mereka harus dipersiapkan agar usia senjanya dapat bermanfaat kususnya mendekat diri pada Allah SWT,” ungkapnya. (Hasanudin/Zy_humas/rf)