Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan oleh MTsN 15 Boyolali

MTsN 15 Boyolali Laksnakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Boyolali – Madrasah Tsanawiyah Negeri 15 Boyolali mengadakan kegiatan Upacara dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu  (01/10) tersebut dilaksanakan di Halaman MTsN 15 Boyolali dan diikuti oleh Peserta didik beserta segenap Guru dan Tenaga Kependidikan pada MTsN 15 Boyolali.

Dalam kesempatan tersebut Kepala MTsN 15 Boyolali,  Arkanuddin selaku Pembina upacara menyampaikan pesan moral kepada segenap seluruh komponen Madrasah baik Pendidik, Peserta didik maupun Tenaga Kependidikan untuk selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala bentuk rongrongan yang sekiranya dapat memecah belah persatuan serta kerukunan Bangsa.

“Sebagai warga negara indonesia, kita semua mempunyai kewajiban untuk selalu menjaga negara kita dari segala bentuk upaya upaya memecah belah persatuan dan kesatuan, Baik itu rongrongan dari dalam maupun luar negeri yang diawali dan ditanamkan sejak dini dimulai dari diri sendiri,” kata Arkanuddin

Arkanuddin juga menambahkan dalam sambutannya agar keluarga besar MTsN 15 Boyolali selalu menumbuhkan kewaspadaan terhadap kelengahan yang mungkin terjadi terutama kewaspadaan untuk selalu menjaga ideologi dan kerukunan beragama dan kerukunan antar suku.

“ Walapun berbeda beda namun hal tersebut  yang menjadi warna keberagaman serta kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang harus selalu dijaga serta berlandaskan terhadap nilai – nilai luhur ideologi Pancasila untuk tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjutnya

Berkenaan dengan pesan moral yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, MTsN 15 Boyolali juga akan dilaksanakan kegiatan Pemilihan Ketua Osis setelah kegiatan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila, beliau berpesan serta menekankan untuk selalu menjaga serta menghargai perbedaan yang ada. Dengan diadakannya pemilihan Ketua Osis merupakan wujud pembelajaran Demokrasi dalam tingkat terkecil dalam lingkungan Madrasah sebagai wujud nyata pembelajaran untuk bisa saling menghargai perbedaan tanpa merendahkan serta mencari kekurangan satu sama lainnya.

“Untuk anak anakku yang akan melaksanakan pemilihan ketua Osis, saya berharap pemilihan ketua Osis dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kaidah demokrasi dan semangat persatuan dan kesatuan dalam membangun madrasah kita tercinta ini,” pungkasnya. (HM/Zn/Jaim/rf)