Selasa, 14 Maret 2017, 09:37

Tim Verifikasi Inpassing Mulai Bekerja

Semarang (Inmas) - Selamat datang, Ahlan Wa Sahlan kepada Tim Verifikator Inpassing Itjen Kemenag Republik Indonesia di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Jamun yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jateng dalam menerima Tim Verifikator Inpassing Itjen Kemenag di Aula Lantai II Gedung A Kanwil Kemenag Prov. Jateng (Selasa, 14/3).

Pada kesempatan tersebut, Kabid Pendidikan Madrasah menjelaskan mengenai proses inpassing yang berjalan di Jawa Tengah. "Proses Inpassing dimulai pada pertengahan 2011, dimana saat itu berkas pengajuan inpassing yang masuk mencapai kurang lebih 41.000, dengan memberdayakan pengawas maka yang dapat memenuhi syarat untuk bisa mengajukan inpassing dan berkas dibawa ke Jakarta menjadi 20.707 berkas", terang Jamun

Selanjutnya, Jamun menjelaskan dari 20.707 berkas yang dibawa ke pusat, seiring proses verifikasi yang sudah keluar SK Inpassing sebanyak 16.625 dan yang belum menerima SK Inpassing sebanyak 4082 orang.

"Guru Non PNS Inpassing sejumlah 15.046 orang sudah menerima SK Inpassing dan menerima Tunjangan Profesi Inpassing. Sisa dari total 16.625 orang yang sudah diterbitkan SK Inpassing, yaitu sebanyak 1.579 belum diverifikasi berkasnya sehingga belum menerima Tunjangan Profesi Inpasing", jelas Jamun secara rinci.

Berkas Inpassing sejumlah 1.579 inilah yang akan diverifikasi oleh Tim Verifikator. Tim Verifikator Inpassing dari Itjen Kemenag RI ini terbagi dalam 2 (dua) tim yang total semuanya berjumlah 13 orang dan akan bekerja dalam 10 (sepuluh) hari kalender. Tim I diketuai oleh Dra. Hj.Titik Orbawati, M.Ak dan Tim II diketuai oleh H. Jufri,SH, M.Si.

Pengarahan Teknis Dari Tim Verifikator Inpassing

Pengarahan Teknis yang disampiakan oleh Ketua Tim I, Titik Orbawati menyampaikan bahwa teknis verifikasi ini masih menunggu data dari Ditjen Pendidikan Islam.

"Bukan berarti kami tidak percaya dengan data yang dimiliki Kanwil Kemenag Provinsi, namun yang dijadikan acuan adalah data dari Ditjen Pendis dan kami tetap akan melakukan cek silang dengan data yang ada di Kanwil", tutur Titik.

Berbicara tentang verifikasi inpassing tentunya tidak lepas menyangkut nasib (kesejahteraan) guru Non PNS. Titik menuturkan bahwa apabila ada lampiran/ persyaratan yang belum tercukupi, akan ditunggu selama verifikasi ini berlangsung di Jawa Tengah.

"Tentunya hal ini diperlukan ketelitian dari kami dan kerjasamanya dari teman-teman Kanwil, tentunya merepotkan bagi teman-teman di Kanwil untuk bisa melengkapi dokumennya persyaratannya jika masih ada kekurangan, sehingga perlu dibentuk koordinator untuk mempercepat proses tersebut", tandasnya.

Adapun syarat atau kelengkapan dokumen yang akan diperiksa oleh Tim Verifikator Inpassing, sebagai berikut :

  1. SK Inpassing asli/ copy legasilir basah;
  2. SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas) dan SKBK (Surat Keterangan Beban Kerja);
  3. SK Pengangkatan TMT Awal dan Akhir;
  4. Jadwal Mengajar;
  5. Sertifikat Pendidik Asli/ copy legalisir basah;
  6. Ijazah S1/ DIV copy/ legalisir basah;
  7. Printout NRG(Nomor Registrasi Guru) S26E dari Simpatika

Berdasarkan surat tugas Tim Verifikator Inpassing, yaitu memverifikasi Tunjangan Profesi Guru Madrasah dan Guru PAI (Pendidikan Agama Islam) Non PNS yang sudah menerima SK Inpassing dan lulus sertifikasi.

Menilik dari berkas yang sangat banyak dengan keterbatan jumlah personil dalam tim verifikator ini dan waktu yang terhitung efektif selama 7 (tujuh) hari kerja semoga tim verifaktor inpassing selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai jadwal yang sudah ada.(Wul)

Berita Lainnya
Selasa, 25 April 2017, 14:52

Peringati Hari kartini, MAN Kutowinangun Berikan Bantuan Korban Tanggul Jebol

Selasa, 25 April 2017, 14:12

Melalui KSM Potensi Madrasah dan Siswa Harus Meningkat

Selasa, 25 April 2017, 12:26

Jelang UNBK, MTsN Kaliangkrik Fokus pada Penguatan Mental dan Spiritual

Selasa, 25 April 2017, 11:49

Dalang Cilik di Harlah Ke-48 MTs Negeri Triwarno

Selasa, 25 April 2017, 10:12

Bakti Sosial Semarakkan Peringatan Hari Kartini