Jumat, 17 Maret 2017, 15:34

Kakanwil Prioritaskan Peningkatan Layanan Publik bagi Masyarakat

Kakanwil Farhani, didampingi Kabag TU Suhersi dan Kasubbag Kepegawaian Wahid Arbani saat diwawancarai TVRI usai Pelantikan Pejabat Administrator, Juma

Semarang (Inmas) - Promosi dan rotasi jabatan di sebuah organisasi merupakan keniscayaan dalam meraih tujuan suatu organisasi. Seperti halnya kekosongan jabatan yang terjadi di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Kepala Kantor Wilayah Farhani menegaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrator yang baru saja berlangsung merupakan upaya penyegaran di lingkungan kementerian agama, hal ini sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan organisasi dan telah melalui mekanisme yang sesuai peraturan perundangan.

"Ada 6 jabatan yang kosong di jajaran Kanwil Kemenag Prov. Jateng, dan hari ini kami melantik dan mengambil sumpah 23 pejabat, 3 pejabat promosi dan 20 pejabat karena rotasi," terang Farhani saat diwawancarai media seusai prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Administrator di Aula Lantai III Gedung A Kantor, Jumat (17/03)

Didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Suhersi dan Kepala Subbagian Organisasi Tata Laksana dan Kepegawaian Wahid Arbani, Farhani menegaskan pelantikan pejabat administrator yang dilakukan merupakan implementasi dari Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), dan dilaksanakan dengan mengikuti mekanisme yang berlaku sesuai aturan.

"Saya pastikan tidak ada unsur like and dislike dalam proses promosi dan rotasi jabatan, semua telah melalui mekanisme yang berlaku dan didiskusikan oleh panitia seleksi dengan mempertimbagkan segala aspek," tegasnya.

Upaya mendukung Kebijakan Menteri Agama dan Gubernur Jawa Tengah, Kakanwil akan menyelaraskan kinerja dengan tema hari amal bakti (HAB) ke-71 Kementerian Agama yakni Lebih Dekat Melayani Umat, oleh karenanya pejabat baru harus dapat melakukan akselerasi dalam hal peningkatan pemenuhan layanan publik utamanya yang langsung bersinggungan dengan umat (masyarakat - red).

"Pejabat baru harus upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, lihat, dengar dan tangkap setiap hasrat dan keluhan dari masyarakat, selanjutnya koordinasikan dan ambil kebijakan guna memberikan pelayanan yang mudah, murah dan berkualitas bagi masyarakat," jelasnya.

"Alur birokrasi yang berbelit-belit dan menyusahkan masyarakat akan kita pangkas," imbuhnya.

Kakanwil mencermati, dua produk layanan kementerian agama yang langsung bersinggungan dengan masyarakat yakni terkait pendaftaran haji dan pelayanan nikah akan menjadi prioritas utamanya, seluruh Kementerian Agama Kabupaten/ Kota di catur wulan satu 2017, akan dibangun unit pelayanan satu atap, sehingga diharapkan masyarakat akan mendapatkan kemudahan akses dan proses terhadap dua pelayanan tersebut.

"Kami sudah mengadakan pendekatan dan komunikasi dengan pihak-pihak yang terkait utamanya pihak perbankan, harapan kami dapat segera terwujud dan pada saatnya Menag hadir pada Rapat Kerja yang akan kami selenggarakan pada awal April, Beliau dapat melaunching produk tersebut," tandasnya.

Mengakhiri, Kakanwil berharap kepada pejabat yang baru dilantik dapat segera mengambil langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kinerja kementerian agama, dengan sasaran utama peningkatan layanan publik sebagai upaya percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. (gt/gt)