Kabid PAIS Buka Kegiatan Peningkatan Profesionalisme dan Implementasi Moderasi Beragama Bagi Guru PAI TK Prov. Jateng

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang (Humas) – Dalam rangka meningkatkan kualitas mutu serta layanan pendidikan guru pendidikan agama islam, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Pendidikan Agama Islam mengadakan kegiatan peningkatan profesionalisme dan implementasi moderasi beragama bagi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) TK Prov. Jateng. Bertempat di Hotel C3 Ungaran, Kab. Semarang, 25-26 Juni 2023.

Dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Prov. Jateng, Nurzaini Wahyu Widodo, yang hadir didampingi Ketua Tim PAIS, Hj. Afifatun dan Dian Wahyu Utomo.

Dalam laporannya, Afifatun menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan profesionalisme dan menguatkan moderasi beragama bagi GPAI dalam mengarahkan dan menanamkan hal tersebut kepada anak didik.

“Kegiatan Peningkatan profesionalisme dan implementasi moderasi beragama ini untuk menguatkan moderasi beragama dalam peserta didik ini merupakan salah satu dari 7 program prioritas Kemenag,” jelasnya.

Peserta yang berjumlah 46 orang, 42 utusan FKG PAI Tk. Prov. Jateng dan Kab/Kota, juga GPAI kota serta 4 orang dari Kanwil Prov Jateng.

Dalam pengarahannya sebelum membuka kegiatan secara resmi, Kabid PAIS menjelaskan bahwasanya Kementerian Agama (Pemerintah) bergerak dalam langkah pemerataan fasilitas untuk meningkatkan kompetensi yang fungsi bagi pengajar dan anak didik.

“Sarana dan prasarana juga akan kita usakaan. Semoga ditahun ini lebih banyak sekolah bisa mendapat fasilitas sarana dan prasarana yang lebih memadahi,” jelas Nurzaini.

Kepala bidang menyampaikan terkait pembayaran PPG akan kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kab/Kota baik Pemda atau Pemkot untuk pembayaran.

“Pengukuhan kepengurusan FKG baru diharapkan menjadi wadah (kkg/mgmp).Ini akan dikukuhkan kakanwil dengan wajah, semangat dan tata kelola yang baru, sehingga kompetensi juga harus terangkat,” pesan Nurzaini.

“Ini bentuk kami hadir untuk panjenengan semua. Kalau sudah dikukuhkan, silakan membuat program. Hal-hal yang bersifat masukan akan kami terima dengan tangan terbuka. Semoga diberi kelancaran dan keberkelanjuta,” harap Kabid PAIS.(Sua/Rf)