Ketua KONI Gaungkan Semangat Ikuti Ekstra Kurikuler Seni Bela Diri PSHT Di MTs Cokroaminoto Badamita         

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – MTs Cokroaminoto Badamita membuktikan keseriusannya dalam melayani bakat dan minat siswa. Hal itu dibuktikan dengan dibukanya ekstra Seni Bela Diri Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT). Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KONI Banjarnegara Nurokhman dan dihadiri oleh Ketua PSHT Banjarnegara beserta jajarannya, peserta didik MTs Cokroaminoto Badamita, MI C 1 Badamita dan MI C 2 Badamita Rabu (8/6).

Pencak silat, bukan hanya sebagai olah raga dan bela diri, tetapi juga sebagai seni dan warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. “ Pencak silat memiliki banyak aliran yang menunjukkan kekayaan budaya masyarakat di Indonesia, salah satu aliran silat terbesar di Indonesia adalah PSHT, perguruan silat yang unggul di Indonesia karena rasa persaudaraannya dan lengkapnya ilmu yang dipelajari, PSHT didirikan dengan tujuan mendidik dan menjadikan manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” ungkap Nurokhman di awal pembukaan.

Setiap orang dilahirkan dengan segala kelebihannya termasuk dengan bakat yang melekat. “Akan tetapi, jika bakat pada diri seseorang tidak tergali, bisa jadi orang tersebut tidak akan mengetahui bahwa ia memiliki bakat tertentu, begitupun dengan siswa mereka juga memiliki bakat luar biasa yang harus diasah dan dikembangkan untuk itu ayo anak-anak kembangkan bakat minatmu tak usah ragu meraih mimpimu” imbuhnya.

Nurokhman memberikan apresiasi yang luar biasa pada MTs C Badamita karena memberikan wadah sebagai bentuk stimulus minat dan bakat siswa dengan mengarahkan mereka untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, terlebih siswa MTs C Badamita juga mengepakkan sayapnya menjadi juara lomba PSHT CUP Tahun 2021.

Minat dan bakat siswa tidak akan terasah dengan baik jika lingkungan tidak mendukung. “Lingkungan yang kondusif untuk pengembangan bakat siswa adalah lingkungan yang memudahkan siswa mengakses segala sesuatu yang berhubungan dengan minat bakatnya, salah satunya adalah dengan memberikan fasilitas yang memadai” pungkasnya. (MDA/ak/rf)