Luar Biasa, MTs N 1 Banjarnegara Raih 28 Medali Melalui Olimpiade Nasional Matematika, Ilmu Pengetahuan dan Bahasa

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara–Prestasi peserta didik MTs Negeri 1 Banjarnegara terus dikejar oleh seluruh pembimbing prestasi. Dalam pekan pasca lebaran pun siswa-siswa Madtsansa langsung berjuang mengumpulkan prestasi.

Seperti mata pelajaran PPKn yang berhasil meraih 28 medali dalam Olimpiade Nasional Matematika, Ilmu Pengetahuan dan Bahasa yang diselenggarakan oleh Science Olympiad Training pada pekan lalu. Pembimbing prestasi menyampaikan pada Jum’at (5/5) medali-medali tersebut terdiri atas 7 medali perak, 15 medali perunggu dan 6 contender.

Luapan rasa syukur diungkapkan oleh salah satu pembimbing prestasi mata pelajaran PPKn, Titik Sri Lestari.

“Alhamdulillah, beberapa pekan terakhir siswa siswi kita mendapatkan banyak medali dari beberapa event. Semoga bisa terus menguatkan capaian prestasi akademik peserta didik Madtsansa,” tutur Titik Sri Lestari di ruang guru.

Sementara Yuniyati selaku wakil kepala urusan kurikulum dan bertanggung jawab penuh atas kegiatan bimbingan siswa berprestasi dalam keterangannya kepada tim Warta Madtsansa mengungkapkan apresiasinya.

“Terima kasih kepada para pembimbing, khususnya mata pelajaran PPKn yang telah dengan sabar memotivasi anak-anak untuk terus aktif dalam berbagai event. Semoga berkah dan semoga terus meningkat capaian prestasinya sehingga prestasi madrasah pun akan terus meningkat,” ungkap Yuniyati bersemangat.

Amelia Vanesa Putri salah satu siswa peraih medali perak  di Olimpiade Nasional Matematika, Ilmu Pengetahuan dan Bahasa  ini mengaku sangat bersyukur atas capaiannya kali ini.

“Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan medali perak di ajang ini. Semoga saya terus dapat berjuang di kompetisi online seperti ini. Baik di mapel PPKn maupun mapel yang lain,” tutur Amelia bersemangat.

Ia juga menambahkan bahwa dengan mengikuti berbagai kompetisi online secara tidak langsung ia telah belajar sembari meraih prestasi.

“Membaca soal soal dalam kompetisi online menurut saya sama saja dengan belajar. Karena saya membaca soal baik-baik dan teliti. Belajar dan berbuah prestasi, sangat menguntungkan bukan? “ ujarnya sumringah. (Fy/rf)