Pengawas Madrasah Lakukan Monev Guna Optimalisasi Output Dunia Pendidikan

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang, Ahmad Bisyri selaku pengawas madrasah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Semarang, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di beberapa Raudlatul Athfal (RA) yang menjadi wilayah binaannya, salah satunya RA Budi Mulya yang berada di Jalan Seokarno Hatta Pedurungan, pada Kamis (2 Juni 2022).

Dalam monev tersebut, Ahmad Bisyri menuturkan tujuan dari monev yang dilakukannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. “Pengawas adalah sebuah jabatan fungsional yang berkedudukan sebagai pelaksana teknis untuk melakukan pengawasan pendidikan terhadap sejumlah lembaga pendidikan, dalam upaya meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar atau bimbingan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan,” tuturnya.

“Sedangkan tugas pokok dan fungsi seorang pengawas diantaranya adalah menyusun program pengawasan, melaksanakan pembinaan guru, memantau pelaksanaan standar isi, proses, standar kompetensi lulusan dan standar penilaian, melalui penilaian kinerja guru, serta melakukan evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan pada sekolah binaan,” imbuhnya.

Ahmad Bisyri melakukan pemantauan langsung untuk melihat administrasi persiapan dan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan kesiapan administrasi berpengaruh dalam pencapaian output pembelajaran. Keberhasilan seorang guru dalam kegiatan proses belajar mengajar dapat dilihat dari kesiapannya, dimulai dari persiapan administrasi pengajaran sampai kesiapan diri dalam menyampaikan materi pembelajaran, pengelolaan kelas hingga pada tahapan evaluasi pembelajaran,” terangnya.

“Dan Alhamdulillah setelah saya lihat, walaupun belum sempurna namun secara keseluruhan sudah dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Pada kegiatan monev tersebut, Anif Munifah Kepala RA Budi Mulya menyampaikan apresianyanya. “Kami merasa senang ketika pengawas datang ke tempat kami, karena kedatangannya selalu memberikan pencerahan, karena membimbing dan memberikan pengarahan kepada kami, bagaimana proses belajar mengajar bisa berhasil mencapai tujuan yang diharapkan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Murni Handayani salah satu guru RA Budi Mulya. “Setiap pengawas datang ke RA, mereka selalu memberikan motivasi dan tambahan ilmu khususnya bagi guru, dalam hal kegiatan belajar mengajar.(SAW/NBA/rf)