Siswa METRO Sabet Medali Pada Ajang Bahasa Inggris Tingkat Provinsi

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Nayla Putri Anindita dan Rizqia Dhurotus siswa MTs Negeri 2 Banjarnegara (Metro) berhasil meraih medali perak pada ajang Olimpiade Bahasa Inggris tingkat provinsi.

Prestasi membanggakan itu diraih setelah menyisihkan beberapa kontestan tangguh lainnya pada babak semifinal. Raihan prestasi itu didapatkan Nayla Putri Anindita dan Rizqia Dhurotus setelah berjuang selama hampir 1 jam untuk menjawab soal secara online.

Dihubungi Senin (18/07), Nayla Putri Anindita dan Rizqia Dhurotus menceritakan, dalam ajang yang diselenggarakan oleh PT Bima Competition Indonesia ini, menghadapi ratusan peserta dari seluruh SMP/MTs se-Jawa Tengah. Termasuk teman-temannya dari satu sekolah. Namun saat babak penyisihan yang dilangsungkan pada Sabtu (16/07) kemarin, dia berhasil menembus babak semifinal bersama.

Nayla Putri Anindita dan Rizqia Dhurotus mengaku tidak menyangka usahanya membuahkan hasil prestasi yang bagus. Mereka mengaku sempat gugup saat menjawab soal melalui google meet.

“Ada 25 soal pilihan ganda.  Jadi diberikan waktu satu setengah jam untuk menjawab secara online. Degdegan juga sih karena ada soal yang tidak dimengerti, tetapi berusaha menjawab dengan baik,” ucap Nayla yang mewakili.

Sebelum mengikuti olimpiade, mereka ini memang dilatih dan dibina gurunya di sekolah. Selain juga mengikuti les tambahan di ruang guru. Mereka mengaku antusias dalam pelajaran bahasa inggris, karena menurut mereka pelajarannya sangat menyenangkan.

Nuur Syaikha Afiati selaku pembina menyatakan bahwa Nayla dan Rizqia memang sangat menonjol di kelas ketika pelajaran bahasa inggris.

“Nayla dan Qia memang sangat aktif di kelas ketika pelajaran saya, mungkin mereka tertarik dengan bahasa inggris, dan mereka bukan kali ini saja menjuarai ajang bahasa inggris,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Madrasah, Ratna Ayu Kartika Wulan mengatakan antusiasme siswanya mengikuti olimpiade Bahasa Inggris memang sangat tinggi. Ratna menjelaskan bahwa sebenarnya bukan Nayla dan Rizqia saja yang sering mengikuti ajang bahasa inggris, ada banyak siswa MTs Negeri 2 Banjarnegara yang sering mengikuti ajang-ajang serupa. (ib/ak/rf)