Tingkatkan Mutu Pengelolaan dan Layanan Pendidikan, Guru Madrasah di Kabupaten Demak Ikuti Bimtek EDM dan e-RKAM

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Demak – Madrasah Education Quality Reform (MEQR) kembali melanjutkan programnya dalam rangka untuk meningkatkan pengelolaan madrasah melalui komponen Penerapan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Electronik Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah(e-RKAM).

Kegiatan dilaksanakan di dua tempat yang berbeda, yaitu di Hotel Amantis Demak dan Hotel Horison Nindya Semarang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan pasca kegiatan Bimtek Penerapan EDM & e-RKAM Bagi Tim Inti Madrasah (TIM) secara daring pada tanggal 3-14 April 2023 yang lalu.

Kegiatan di Hotel Amantis sendiri dibuka oleh Kepala Kemenag Demak, M. Afief Mundzir, di hari Senin yang lalu (22/05). Dalam sambutannya dan pengarahannya, ia menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan itu. Lebih-lebih, terkait kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia pada madrasah. Karena menurutnya, guru yang berkualitas sangat berpengaruh kepada kualitas sebuah madrasah.

“Kegiatan bimtek ini merupakan kegiatan yang sangat penting. Dengan kegiatan ini diharap madrasah mampu mengevaluasi diri masing-masing guna mengetahui kekuatan dan kelemahannya,” ujar Afief. Ia juga berharap, dengan bimtek EDM serta e-RKAM itu, madrasah  mampu membuat perencanaan dan penganggaran yang baik serta dapat mengelola keuangannya dengan baik pula.

Kegiatan itu sendiri merupakan pendalaman materi dari bimtek yang dilaksanakan secara daring sebelumnya. Pada periode kedua ini kegiatan yang bertempat di Hotel Amantis sendiri diikuti oleh para peserta dari kecamatan Bonang dan Karanganyar baik dari jenjang MI, MTs maupun MA. Sedangkan peserta dari kecamatan lainnya bertempat di Hotel Horison Semarang.

Seakan tak ingin melepaskan momen yang baik itu, Afief  menyampaikan pesan kepada para peserta untuk menjadi figur guru yang bisa digugu dan ditiru .” Guru itu harus bisa menjaga kedisiplinannya. Karena guru adalah sosok panutan serta suri tauladan bagi siwa-siswinya,” ajaknya.

Ajakan ini seringkali ia sampaikan di setiap forum yang dihadiri oleh para guru. Ini tak lepas dari hasil pengamatannya, bahwa hingga saat ini masih saja ada oknum guru yang kurang displin, sering datang terlambat dan sebagainya,  sehingga hal ini menjadi sebuah keprihatinan tersendiri baginya .

Dan di hari terakhir kegiatan bimtek itu, Rabu (24/05),  nampak para peserta tetap fokus menyimak penjelasan tentang Penyusunan Rencana Tindak Lanjut dari nara sumber. Materi ini dirasa menjadi sangat penting bagi mereka karena akan menjadi tugas akhir dari setiap peserta yang mengikuti kegitan bimtek ini.(msr/rf)