Prahum Kemenag Brebes Tingkatkan Kompetensi, Ikuti Diklat Strakom di Kominfo RI

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Jakarta – Selasa-Kamis, (12-15/06/23) Moh Tauhid Pranata Humas Ahli Muda Kankemenag Brebes mengikuti Pelatihan Teknis Penyusunan Strategi Komunikasi Tingkat Dasar Angkatan 2, untuk pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas.

Bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Komunikasi dan Informatikan  (Kominfo) RI Jakarta Barat, selama 4 hari, dengan kuota peserta 31 orang untuk Kelas A dan 31 orang untuk Kelas B. berasal dari para prahum baik dari Kementerian/lembaga. Universitas, maupun dari pemda-pemda dan  humas beberapa rumah sakit mulai Aceh sampai Kabupaten Sinjai di Sulawesi Selatan,

Materi pertama, dengan fokus Riset Komunikasi disajikan oleh Ketua BPSDM Ikatan Pranata Humas Indonesia Fachrudin Ali Ahmad, dilanjutkan dengan materi kedua berjudul Strategi Komunikasi (materi pokok), disajikan oleh Astrid Puspita Sari hingga hari kedua, setelah diawali dengan Building Learning Commitment.

Sedangkan hari ketiga dan keempat disajikan Materi tentang Taktik Komunikasi dan Evaluasi Rencana Strategi, serta penutupan kegiatan.

Diklat ini dibuka oleh Kepala Badan Litbang SDM Kominfo, Hari Budiarto via Zoom meeting, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dunia sedang mengalami era globalisasi dan era digitalisasi. Dampak Pandemi Covid-19, menuntut kita untuk mampu menyelesaikan pekerjaan secara online. Senin, (12/06/2023)

“Kehumasan dituntun untuk mengetahui tentang Blogger, YouTuber, serta hal terkait dengan Media Sosial lainnya, serat mampu membuat Infografis, sebagai tuntutan dari Transformasi Digital,” jelas Hari Budiarto.

“Pelatihan ini sangat penting diikuti untuk meningkatkan kompetensi Pranata Humas di seluruh Indonesia,” tambahnya.

“Sedangkan terkait dengan Government Transfomation Akademi (GTA), tujuannya seluruh instansi pemerintah dituntut mengetahui tentang Cyber Security. Dua pilar lainnya yaitu Digital Safety dan Digital Skill,” tambahnya.

“Terkadang Hacker bisa masuk karena kelalaian ASN sebagai pengelola kehumasan pemerintah, gagap teknologi (gaptek) informasi, dan kurang menguasai IT,” sambungnya.

“Tujuan akhir yang diharapkan agar seluruh program pemerintah tercapai melalui Transpormasi Digital, dengan harapan yang berubah bukan hanya medianya tapi juga mindsetnya,” pungkasnya.

PLt. Kapusdiklat Kominfo, Baso Saleh dalam acara pembukaan hari pertama mengemukaan, diantara alasan dan tujuan diadakan acara ini adalah untuk meningkatkan Kompetensi Pranata Humas atau Pengelola Kehumasan se Indonesia dalam menjalankan tugasnya, dengan Output kegiatan mampu menjaga citra positif lembaga.

Baso Saleh menyampaikan bahwa ada tiga pelatihan dilaksanakan secara bersamaan, yakninya Pelatihan Pembentukan Pranata Humas Angkatan V, Pelatihan Teknis Strategi Komunikasi (Strakom) Tingkat Dasar Angkatan II dengan jumlah peserta 62 orang dari internal dan eksternal Kominfo, serta Pelatihan Government Transfomation Akademi dengan peserta 1315 orang.

“Adapun lokasi kegiatan, dua Diklat dilaksanakan secara luring di Gedung Pusdiklat Kementerian Kominfo RI, berlokasi di Jalan Raya Klp. Dua No.49D, RT.7/RW.5, Klp. Dua, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, sedangkan untuk Pelatihan Government Transfomation Akademi (GTA) secara Daring atau online yang jumlah pesertanya ribuan lebih,” jelas Baso Saleh.

“Harapan terakhir panitia kepada peserta agar Diklat dan Pelatihan dapat diikuti secara seksama dalam kondisi sehat wal’afiat,” pungkasnya mengakhiri.(hid/Sua)