Artikel

Halaman Artikel

Belajar Bahasa Inggris Melalui Lagu

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen - 27 Maret 2019

Bahasa Inggris merupakan pelajaran wajib (compulsary) yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Pelajaran ini menjadi pelajaran yang tidak semua peserta didik merasa bisa mengikutinya dengan mudah. Bahkan banyak dari mereka menganggap bahwa bahasa inggris merupakan momok bagi mereka. Mengapa? Karena bahasa Inggris bukanlah bahasa ibu (mother tongue) bagi peserta didik, bahasa Inggris merupakan bahasa asing/foreign language. Sebagai bahasa asing, sangatlah wajar jika peserta didik mengalami kesulitan dalam mempelajarinya di setiap jenjang pendidikan.

Kesulitan yang paling umum dialami peserta didik lebih banyak berkaitan dengan penguasaan kosa kata. Mereka kesulitan dalam memahami berbagai makna kata yang ada. Kesulitan ini bisa kita minimalkan dengan cara menggunakan lagu sebagai media atau sumber belajar.Lagu menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti ragam suara yang berirama dalam bercakap, bernyanyi, membaca, dan sebagainya. Lagu merupakan ragam nada atau suara yang berirama disebut juga dengan lagu (wikipedia bahasa Indonesia).

Saat ini, lagu merupakan sesuatu yang sangat digemari oleh berbagai kalangan. Dengan lagu seseorang bisa merasa nyaman baik dia sekedar mendengarkan seseorang bernyanyi, maupun menyanyi sendiri. Lagu dapat mewakili perasaan seseorang dan dapat menjadi penyemangat hidup. Kadangkala seseorang begitu bersemangat menyambut hari dan dengan sekedar siulan. Mereka melafalkan lirik-lirik sebuah lagu tanpa jelas bunyi suaranya. Kadang ada seseorang mendendangkan lirik lagu tanpa jelas bunyinya atau istilahnya dengan bahasa Jawa ‘rengeng-rengeng’. Mereka melakukannya dengan wajah ceria.

Belajar melalui lagu juga sangat menyenangkan dan tidak membosankan bagi peserta didik. Lagu yang terdapat saat ini sangat beragam sehingga peserta didik dapat memilih lagu sesuai selera dan minat yang terus berkembang dari zaman ke zaman. Lagu dapat dinyanyikan secara solo, berdua/duet, bertiga/trio atau dalam beramai-ramai/koir. Lagu dapat dikategorikan pada banyak jenis bergantung kepada ukuran yang digunakan.

Lagu juga berfungsi sebagai media/alat komunikasi seperti bersimpati tentang suatu realitas kehidupan dan juga cerita imajinatif penciptanya. Lagu juga bisa digunakan untuk memberikan semangat (pengobar) seperti apa yang terdapat dalam lagu-lagu perjuangan, menyatukan perbedaan, mempermainkan emosi dan perasaan seseorang dengan tujuan menanamkan sikap atau nilai yang bisa dirasakan orang sebagai hal yang wajar, benar dan tepat.

Dalam pembelajaran, lagu menjadi stimulan bagi peserta didik untuk bisa mengetahui makna yang ada dalam lagu tersebut sehingga dengan lagu peserta didik dapat meningkatkan penguasaan kosakata (vocabulary) mereka. Lagu atau nyanyian bisa digunakan untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris peserta didik. Dengan menyanyikan lagu berbahasa Inggris secara otomatis peserta didik ingin mengetahui apa yang terkandung di dalam lagu yang dinyanyikan. Tanpa diperintah, peserta didik akan membuka kamus atau mencari arti kata melalui online. Padahal dalam sebuah lagu terdapat banyak kosa kata yang sangat bermakna. Selain itu dalam sebuah lagu terdapat istilah-istilah serta ungkapan modern saat ini, juga pepatah-pepatah umum sehngga peserta didik mendapat informasi baru. Semakin banyak lagu yang dikuasai peserta didik, semakin banyak kosa kata yang dikuasai.

Setelah mereka tahu seluruh kata-kata yang ada dalam lagu tersebut mereka juga akan memahami, menghayati dan mengkomunikasikan lagu dalam bentuk bernyanyi penjiwaan yang baik. Mereka bisa menjiwai sebuah lagu jika mereka mengetahui isi dari lagu yang mereka dengarkan atau nyanyikan.

Selain itu, pembelajaran melalui lagu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dalam berbicara bahasa Inggris. Umumnya, peserta didik yang mampu bernyanyi memiliki kepercayaan diri yang baik dibanding teman lainnya. Mereka akan merasa senang apabila ditugaskan untuk menyanyi di depan kelas.

Manfaat lain dari belajar melalui lagu adalah meningkatkan keterampilan peserta didik dalam mendengarkan (listening). Peserta didik berlatih mendengarkan bagaimana melafalkan sebuah kata dengan benar. Pelafalan kata dalam bahasa Inggris terjadi perbedaan antara tulisan dengan pelafalannya (pronounciation). Melalui lagu, maka kemampuan listening dan pronounciation skills peserta didik dapat dilatih. Peserta didik dilatih untuk melafalkan kata sesuai dengan intonasi yang alami seperti aksen native speaker.

Usahakan dalam belajar bahasa inggris melalui lagu, peserta didik mampu bernyanyi tanpa melihat liriknya. Peserta didik harus hafal lirik lagu yang dinyanyikan, semakin banyak yang dihafal, semakin baik kemampuan peserta didik dalam menguasai kosa kata. Bertambahnya kosa kata bahasa Inggris akan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar bahasa Inggris.

 

Penulis : Manisih, S.Pd (Guru pada MAN 2 Kebumen)/ Wul


Dibaca sebanyak 361 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Kankemenag Kab. Pemalang Adakan Seleksi Calon Peserta Asesmen Promosi Kamad Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang - 15 November 2019

Tiga Prinsip Kerja Plt. Kepala Kankemenag Kab. Pemalang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang - 15 November 2019

Wamenag Hadiri Tahlil & Doa 100 Hari Wafatnya Mbah Moen Subbag Inmas 08 - 15 November 2019

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial