Berita

Halaman Berita

Beda! Antara Moderasi dan Memodernkan Ajaran Agama

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen - 26 Maret 2019

* Kasi Bimas Islam, Erfandi Sampaikan Pembinaan Kepada Penyuluh PNS dan Non PNS

Sragen - Moderasi beragama adalah formula ampuh dalam merespons dinamika zaman di tengah maraknya ektremisme dan fanatisme berlebihan yang bisa mencabik kerukunan umat beragama di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Kakankemenag Sragen,  Hanif Hanani saat memberikan pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS di lingkungan Kankemenag Sragen yang bertempat di Aula 2 setempat, Selasa (26/03).

“Moderasi beragama bukan berarti memodernisasi ajaran agama, namun sikap dalam pemahaman dan pengamalan agama yang moderat. Moderat berarti wasathon, atau pertengahan. Islam wasathon berarti Islam yang tidak ekstrem kanan maupun kiri,” kata Hanif Hanani.

“Ekstrem kiri berarti memahami Islam secara liberal, bebas dan hanya sesuai pikirin saja, sedang ekstrem kanan berarti memahami Islam secara kaku sehingga mudah mengkafirkan orang lain,” tambahnya.

Pembinaan yang diikuti 174 penyuluh tersebut dimaksudkan untuk membekali para penyuluh dalam melaksanakan tugasnya. Kakankemenag mengharapkan agar para penyuluh bisa menyatukan umat. Penyuluh biasanya sosok yang menjadi panutan masyarakat, untuk itu peran sebagai penyuluh itu adalah sebuah pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu dalam materi pembinaan sebelumnya, Kasi Bimas Islam, Erfandi menyampaikan bahwa penyuluh harus bisa meningkatkan edukasi kepada masyarakat dan perlunya peningkatan komitmen penyuluh terhadap tugas yang diembannya.

“Penyuluh sebagai ujung tombak pemerintah khususnya Kemenag, terkait dengan berbagai isu yang ada di masyarakat diharapkan memberikan informasi yang berimbang, jangan malah latah menyebarkan informasi yang belum jelas, tabayun dulu,” pesan Erfandi.

“Saya minta semua penyuluh meningkatkan komitmennya terhadap tugasnya, jangan menomorduakan dengan tugas atau kegiatan lain” tandasnya.

Erfandi juga menjelaskan bahwa dalam penyuluhan yang dilaksanakan, hendaknya memeliki karakteristik informatif, edukatif, komunikatif  dan motivatif. Penyuluhan yang dilaksanakan benar benar menggembirakan umat, mencerahkan umat dan mengeluarkan umat dari kebodohan. (ira/Wul).


Dibaca sebanyak 198 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


MTsN Surakarta 1 Beri Rewards Kepada 32 Siswa Berprestasi Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta - 18 April 2019

Calon Jemaah Haji Purbalingga Lunasi BPIH Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga - 18 April 2019

Gubernur Jateng Berikan Insentif Untuk Ustadz – Ustadzah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus - 18 April 2019

Informasi Penting


Pemanggilan Peserta Pelatihan PPIH AS tahun 2019 Subbag Inmas 01 - 13 April 2019


BPIH Haji 2019 Administrator - 24 Maret 2019

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial