Berita

Halaman Berita

Bimwin Mandiri Diminati Karena Praktis Dan Fleksibel Waktunya

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta - 10 September 2019

* Pardi, penyuluh fungsional Kemenag Surakarta saat memberikan binwin mandiri di KUA Jebres. (9/10)

Surakarta - Digulirkannya bimbingan nikah mandiri oleh Bimas Islam Kota Surakarta bagi calon pasangan pengantin (Catin) yang tengah bekerja  sejak Agustus tahun ini dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan Septian Adi Cahyo (22) dan Egi Anggia Aya Puspitasari (21) dari Kota Bengawan. Kedua pasangan tersebut datang di Kantor KUA Jebres, Senin (9/9) siang dengan alasan jika mengikuti bimbingan perkawinan (Bimwin) kelompok waktunya terlalu lama.

 “Lama, Pak. Katanya dua hari suruh bolak-balik, Saya kan bekerja. Jadinya nggak bisa kalau (ikut Bimwin) yang di hotel itu. Kalau disini kan Saya izin setengah hari bisa pulang  dan terus kesini (KUA),” terang Septian yang rencananya akan melaksanakan ijab kabul pada 13 Oktober mendatang.

Ketika diinformasikan Bimas Islam juga memberikan layanan gratis bagi catin yang membutuhkan surat izin ke perusahaannya, Septian yang didampingi Egi ini merasa belum tahu. “Oh, tidak tahu, Pak. Tak kira tidak ada,” jawab Septian yang bekerja di sebuah pabrik plastik di Pajang.

Meskipun demikian, Septian tetap memilih mengikuti bimbingan mandiri.  Disamping perusahaan tidak mengizinkan kalau nekat premi uang harian  akan dipotong seratus ribu perhari. “Kalau dua hari tidak diijinkan, Pak. Nanti kepotong premi kehadiran seratus ribu perhari,” jawabnya polos.

Septian mengaku, kalau satu hari full bekerja Ia akan mendapatkan premi kehadiran sebesar Rp.100 ribu. Tapi kalau biasa dapat 80 ribu. Oleh karena itu, Ia memanfaatkan izin setengah hari yang diberikan oleh perusahaan. “Kalau (izinnya) setengah hari cuma dipotong 25 ribu rupiah,” terang pemuda yang  tinggal di Totosari, Pajang, Laweyan Surakarta itu.

“Enakan disini, Pak. Enak, sekalian jalan-jalan. Jadi Biar tahu gitu,” imbuh Egi calon istrinya yang mengaku berjualan baju di alun-alun Karanganyar.

Usai mengikuti bimbingan mandiri yang diampu oleh Kepala KUA Jebres, Arba’in Basyar maupun penyuluh fungsional, Pardi, kedua catin ini merasa senang dan bersyukur. “Alhamdulillah dapat masukan yang belum aku ketahui. Jadi ya bisa berfikir baik lagi kalau mau menjalani sesuatu,” ungkap Septian yang mau menikah dengan berharap memperoleh pahala berlipat-lipat itu.

“Lumayan bisa memotivasi. Dan jika ada permasalahan jadi tahu menanggapi masalah gini biar rumah tangganya tidak berantakan. Yang penting ada komunikasi dan sabar,“ Pungkas Egi menirukan arahan penyuluh fungsional, Pardi .

Sementara itu, Arba’in Basyar menambahkan, bagi catin yang tidak bisa mengikuti bimbingan secara kelompok bisa mengikuti bimbingan mandiri di KUA dan Puskesmas masing-masing.  Karena bimbingan mandiri ini waktunya terbatas, maka untuk setiap catin akan diberi buku panduan nikah  gratis. (Soleh-an/bd)


Dibaca sebanyak 32 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Pembukaan Pospeda VIII Tahun 2019 Sukses dan Meriah Subbag Inmas 07 - 13 September 2019


Banyak Prestasi Yang Di Capai Kemenag Jawa Tengah Subbag Inmas 02 - 13 September 2019

Informasi Penting


Materi Workshop SDM Hukum 23082019 Administrator - 29 Agustus 2019



Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial