Berita

Halaman Berita

Bullying Bertentangan Dengan Hukum Positif dan Hukum Islam

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta - 06 Februari 2019

* Kegiatan Sosialisasi tentang bahaya bullying di MTs Al Mujahidin Surakarta Surakarta oleh Kanit Reskrim Polsek Banjarsari. (3/2)

Surakarta - “Jika kamu rajin beribadah tapi, suka nyolong maka mentalmu rusak” .Demikian disampaikan Iptu Syarifudin dengan suara meninggi, menjelaskan pentingnya kejujuran kepada seluruh santri MTs Al Mujahidin Surakarta, pada acara Sosialisasi Bullying, di ruang kelas 7, MTs Al Mujahidin Surakarta Surakarta, Ahad pagi (3/2) kemarin.

Acara dengan tema “Bullying Dalam Hukum Positif Indonesia Dan Hukum Islam”  ini dihadiri oleh seluruh wali santri dan guru MTs Al Mujahidin Surakarta.

Sebagai narasumber, pihak dari kepolisian ptu Syarifuddin, sebagai Kanit Reskrim Polsek Banjarsari dan Briptu Ali, dari Babinkamtibnas Kelurahan Banyuanyar Banjarsari Surakarta, yang menekankan arti pentingnya sikap anti bullying.

“Pembulian di sekolah biasanya diawali oleh senioritas kakak kelas kepada adik kelasnya. Kakak kelas merasa paling tua dan menekankan kepada adik kelasnya bahwa merekalah yang berkuasa,” ujar Syarifuddin.

Adik kelas yang statusnya masih baru dan belum mengenal sama lain, katanya, biasanya merasa takut dan mau tidak mau menuruti kemuauan kakak kelasnya.

Kalau mereka tidak menurut, lanjutnya,  maka kakak kelas akan melakukan tindakan.

“Bisa fisik maupun psikis. Dari tindakan itulah terjadi pembulian,” bebernya.

Briptu Ali dalam sambutannya mengingatkan kepada santri bahwa pesantren telah mengajarkan sopan santun dan adab sesuai syariat makan, itu harus diikuti dan ditaati.

“Kalau hukum positif di Indonesia sifatnya memaksa kalian (para santri) harus patuh. Kalau melanggar mendapatkan sanksi tegas,” ucap Briptu Ali mengakhiri sambutannya.

Terhadap penjelasan yang demikian itu,Ustadz Didik Setiawan, selaku Kepala madrasah mengimbau kepada seluruh santri untuk tidak mentolerir sikap santri yang berujung pembulian.

“Kita mencoba untuk memutus tradisi senioritas di madrasah ini agar tidak turun – temurun ke generasi selanjutnya,” terang Didik.  

Kegiatan Sosialisasi ini, lanjut Didik, tak lain adalah memberikan pemahaman kepada seluruh santri dan wali santri bahwa pembulian sudah termasuk tindakan hukum.

Oleh karena itu, pesannya, dengan adanya sosialisasi ini membuat semua warga MTs Al Mujahidin Surakarta paham dengan konsekuensinya. (rahardian_rma)


Dibaca sebanyak 73 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Evaluasi UAMBN Memperbaiki Mutu Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga - 19 Juni 2019

Kemenag Pati Beri Reward Bagi Peserta Didik dan Guru Berprestasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati - 19 Juni 2019

Bupati Resmikan PTSP Kantor Kemenag Kab. Pati Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati - 19 Juni 2019

Informasi Penting


Undangan Penyerahan SK CPNS Tahap III Subbag Inmas 01 - 14 Juni 2019


Undangan Penyerahan SK CPNS Tahap II Subbag Inmas 01 - 27 Mei 2019

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial