Berita

Halaman Berita

Ciptakan Tertib Hukum dan Administrasi Guna Melindungi Harta Wakaf

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Tegal - 11 September 2019

* Pembinaan 55 Nazhir Wakaf se Kota Tegal, Rabu (11/09) di Aula KanKemenag Kota Tegal

Tegal - Dalam rangka memastikan status tanah wakaf yang legal, Kantor Kementerian Agama Kota Tegal melalui Seksi Penyelenggara Syariah menyelenggarakan kegiatan pembinaan nazhir se Kota Tegal, Rabu (11/09) di Aula Kantor

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Akhmad Farkhan, Ketua MUI Kota Tegal, Abu Chaer Annur, BPN Kota Tegal, Priyo Harsono, Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Tegal sekaligus Penyelenggara Syariah, Hadi Mulyono dan 55 nazhir se Kota Tegal.

Menurut Akhmad Farkhan, pembinaan ini dilaksanakan dalam rangka mendorong para nazhir untuk mengambil langkah-langkah dalam memastikan status tanah wakaf secara tertib hukum dan administrasi. Hal tersebut dilakukan untuk melegalkan status tanah wakaf agar terhindar dari sengketa dikemudian hari.

Sesuai dengan PP Nomor 25 Tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang pelaksanaan UU Nomor 41 Tahun 2004 tentang wakaf, maka legalitas tanah wakaf harus segera diurus secara konkret.

Karena fungsi dan manfaat tanah wakaf yang legal dapat mendorong para nazhir lebih inovatif dalam mengelola tanah tersebut secara profesional’ ujar Farkhan

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) sekaligus Penyelenggara Syariah, Hadi Mulyono selaku panitia kegiatan tersebut mengatakan dari 55 nazhir yang hadir, terdapat 27 nazhir perorangan dari 27 Kelurahan, 4 orang nazhir dari Muhammadiyah, 4 orang nazhir dari NU, 4 orang pengelola wakaf masing-masing KUA dan 12 orang dari Yayasan yang ada di Kota Tegal.

Dari 55 nazhir yang datang, Hadi Mulyono berharap bisa mensosialisasikan kepada nazhir yang lain untuk segera mengurus dan melengkapi persyaratan dalam rangka legalitas tanah wakaf; antara lain sertifikaat hak milik harus didaftarkan menjadi tanah wakaf atas nama nazhir, surat permohonan, surat ukur, SHM yang bersangkutan, AIW atau APAIW, surat pengesahan nadzir yang bersangkutan dari Instansi yang menyelengarakan urusan agama tingkat kecamatan

Selain itu, terdapat persyaratan penting lainnya yang menyangkut legalitas tanah wakaf tersebut, yaitu adanya surat penyataan nazhir bahwa status tanah tidak dalam sengketa, perkara atau disita oleh pihak lain yang menyebabkan proses terkendelanya proses tanah wakaf” terang Hadi Mulyono. (IM/bd)


Dibaca sebanyak 13 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Pembukaan Pospeda VIII Tahun 2019 Sukses dan Meriah Subbag Inmas 07 - 13 September 2019


Banyak Prestasi Yang Di Capai Kemenag Jawa Tengah Subbag Inmas 02 - 13 September 2019

Informasi Penting


Materi Workshop SDM Hukum 23082019 Administrator - 29 Agustus 2019



Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial