Berita

Halaman Berita

Era Kompetisi, Guru DPK Dituntut Meningkatkan Kompetensinya

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta - 06 September 2019

* Kasi Penma, Syamsuddin memimpin rakor guru DPK Kankemenag kota Surakarta. (6/9)

Surakarta – Demi mewujudkan siswa-siswi madrasah yang kompetitif, berdaya saing dan berakhlak mulia, Kankemenag kota Surakarta menggelar rapat koordinasi di bidang Madrasah pada Jumat (6/9). Rapat koordinasi kali ini menekankan pada kinerja para guru yang diharapkan dapat menjadi agent of change bagi siswa siswi mereka.

Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh sebanyak 17 guru yang diperbantukan di madrasah negeri maupun swasta (DPK) tersebut, Syamsuddin, Kasi Pendidikan Madrasah, menginformasikan terkait lima budaya kerja yang hendaknya dipegang dan diterapkan oleh para guru.

“Para guru seharusnya memegang lima budaya kerja yang meliputi integritas, profesionalitas, keteladanan, inovasi, serta tanggung jawab.” tegas Syamsuddin.

Dari kelima unsur tersebut, Syamsuddin menggarisbawahi terkait pentingnya unsur keteladanan bagi seorang guru.

“Guru itu menjadi contoh, jadi harus dapat menjaga ucapan dan perbuatan, terlebih para guru Madrasah yang beban moralnya lebih tinggi dari guru di instansi lain.” ucap Syamsuddin.

Syamsuddin menegaskan bahwa seorang guru seharusnya berusaha untuk memperbaiki dirinya sendiri dulu. Hal ini ditujukan agar para guru dapat menjaga martabatnya sendiri serta dapat menjaga nama baik lembaga yang menaunginya.

Terlepas dari moral yang harus dijaga, para guru juga dituntut untuk meningkatkan kompetensi mereka agar tercipta profesionalitas kerja. Dari profesionalitas guru inilah kemudian diharapkan akan tercipta siswa siswi yang unggul dan berprestasi.

“Semuanya berbenah dan berkembang, ini era kompetisi. Guru harus benar-benar menguasai bidangnya. Siswa yang hanya juara kandang, belum dapat dibanggakan, harus dicoba di luar kandang.” ujar Syamsuddin.

Tuntutan kreatifitas dan inovasi juga disampaikan oleh Syamsuddin kepada para guru DPK Madrasah.

“Jangan terpaku pada hal yang biasanya, sempurnakan sesuatu yang telah ada dan mengkreasikannya dengan yang baru.” lanjut Syamsuddin

Akhirnya semua hal di atas tetap bertumpu pada satu hal utama yakni tanggung jawab.

“Setiap individu pastilah dituntut untuk bertanggung jawab atas profesinya masing-masing. Tanggung jawab seorang guru adalah mendidik para siswa dengan sebaik-baiknya. Dan ingat bahwa segala perbuatan akan dimintai pertanggungjawabannya.” pungkas Syamsuddin. (ppl-an/bd)


Dibaca sebanyak 14 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Pembukaan Pospeda VIII Tahun 2019 Sukses dan Meriah Subbag Inmas 07 - 13 September 2019


Banyak Prestasi Yang Di Capai Kemenag Jawa Tengah Subbag Inmas 02 - 13 September 2019

Informasi Penting


Materi Workshop SDM Hukum 23082019 Administrator - 29 Agustus 2019



Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial