Berita

Halaman Berita

Esensi Supervisi Akademik Itu Bukan Menilai Untuk Kerja Guru

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan - 07 Februari 2019

* Kepala Kankemenag H. Kasiman Mahmud Desky, saat membuka Diklat Subtantif Supervisi Implementasi Pembelajaran Kurikulum 2013 Bagi Pengawas Madrasah selama 4 hari, Kerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Semarang Dengan Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Ka

Kab. Pekalongan - Sejumlah Pengawas Madrasah mengikuti kegiatan Diklat Subtantif Supervisi Implementasi Pembelajaran Kurikulum 2013 Bagi Pengawas Madrasah selama 4 hari, Kerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Semarang Dengan Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Kankemenag Kab. Pekalongan Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang Kasi Diklat Tenaga Teknis Darwianto, Kepala Kankemenag Kabupaten Pekalongan H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag didampingi Kasubbag TU H. Muqodam, Senin (4-8/02), diikuti 35 peserta dari para Pengawas Madrasah di Kab. Pekalongan bertempat di Hotel Horizon Pekalongan.

Kepala Kankemenag dalam sambutanya H. Kasiman menyampaikan Dalam pelaksanaan supervisi akademik, pengawas sekolah harus memahami model-model supervisi sebagai bekal pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) untuk menjalankan tugas pengawasannya. Dengan demikian, berarti, esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai untuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran, melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalismenya. Namun satu hal yang perlu ditegaskan di sini, bahwa setelah melakukan penilaian kinerja bukan berarti selesailah pelaksanaan supervisi akademik, melainkan harus dilanjutkan dengan tindak lanjutnya.”terangnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Diklat Tenaga Teknis Balai Diklat Keagamaan Semarang Darwianto, mengatakan bahwa kegiatan diklat ini adalah salah satu program dari Balai Diklat untuk memberikan pemahaman dan pendalaman kepada para pengawas madrasah tentang Subtantif Supervisi Implementasi Pembelajaran Kurikulum 2013.

Darwianto menjelaskan lebih lanjut, kegiatan ini memiliki beberapa tujuan. Salah satu tujuannya adalah membantu guru mengembangkan kompetensinya, mengembangkan kurikulum, mengembangkan kelompok kerja guru, dan membimbing penelitian tindakan kelas (PTK) Selain itu, supervisi akademik memiliki fungsi mendasar (essential function) dalam keseluruhan program sekolah, karena hasil supervisi akademik dapat berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan profesionalisme guru.”jelasnya

Kakankemenag  mengharapkan kepada para peserta untuk betul-betul mengikuti seluruh kegiatan dari awal hingga akhir kegiatan, agar ilmu yang diserap dapat sempurna dan dapat di implementasikan dengan baik.”pungkasnya.(hfrn/bd)


Dibaca sebanyak 125 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


MAN 1 Kota Semarang Raih 5 Medali Yogyakarta Championship V Kantor Kementerian Agama Kota Semarang - 20 Maret 2019

Meski Kali Pertama, Siswa Tak Grogi ikuti UAMBN BK Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang - 20 Maret 2019

NGOPI, Sarana Berbagi Informasi dan Solusi Masalah Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak - 20 Maret 2019

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial