Berita

Halaman Berita

Fakih : Materi Ceramah Jangan Lemahkan NKRI

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta - 16 Oktober 2020

* Letkol Abdullah Fakih, Bintal Kodam IV Diponegoro, saat menyampaikan materi dalam acara 'Penguatan Kompetensi Penceramah Agama

Surakarta - “Selama 15 tahun bertugas di Papua, yang bisa kita petik bahwa untuk mengumpulkan umat, jamaah bukan kami (tentara), bukan lurah, bukan polisi, bukan kelompok distrik juga bukan bupati. Tapi, tokoh agama”.

Demikian disampaikan Letkol Abdullah Fakih, dari Bintal Kodam IV Diponegoro saat memaparkarkan materi “Konsep Peran Tokoh Agama di Papua” dalam acara Penguatan Kompetensi Penceramah Agama, di Hotel Syariah Solo, Selasa (13/10) kemarin.

Ia menambahkan, suara dan isi hati serta tingkah laku dari tokoh agamanya itu yang bisa diterima oleh jamaah. “Ini yang menarik,” ujarnya menerangkan kondisi sebuah kampung yang hanya bisa dilalui oleh jalan setapak, di sebuah distrik, di Kabupaten Asiki, Kota Merauke.

Sehingga, kata Fakih, untuk menentukan bagaimana kehidupan masyarakat setempat, maka kita tinggal melihat sikap, perilaku, hati seorang tokoh agamanya.   

Begitu juga ketika terjadi konflik antar suku, aparat pemerintah tidak mampu melerai apalagi  menyelesaikannya. Akan tetapi, seorang tokoh agama, dengan satu bahasa, bisa meredakan dan  menghentikan perang antar suku. “Ini terjadi di kampung kompleks Freeport. Hanya tokoh agama yang mereka dengar sehingga lebih mudah dan gampang menyelesaikannya,” tutur Fakih.  

“Alhamdulillah ilmu yang Panjenengan dakwahkan bisa kita tularkan di sana (Papua) meskipun harus menjalani hidup dari masjid yang satu ke masjid yang lain dan dari jamaah ke jamaah. Sehingga ibu-ibu mengatakan kepada Saya kecil-kecil cabe rawit,” ungkapnya. 

Dengan kisah tersebut, Fakih mengingatkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan  bangsa yang memiliki sumber daya yang Maha dahsyat. Sehingga mendapat rong-rongan dari orang lain, baik dari dalam maupun luar.


Untuk itu, umat islam sebagai kelompok mayoritas harus memiliki  peran yang besar tentang bagaimana menjaga ketahanan nasional lewat profesinya masing-masing. “Ada yang jadi ustad, kiai, ada yang jadi guru, pegawai, TNI dan lain-lain,” bebernya.

Umat Islam juga memiliki potensi yang besar bagaimana bisa menghiasi  kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.  Oleh karena itu, dalam  berdakwah perlu adanya peningkatan dari segi metode, seperti diera digital saat ini. Dengan demikian, apa yang disampaikan kepada jamaah atau kelompok bisa sampai.

Terkait dengan definisi ketahanan Nasional, kata Fakih, adalah kondisi yang dinamis dari bangsa ini. Dalam sejarah, kita adalah bangsa yang memiliki keuletan, ketangguhan, tahan banting dan tidak kenal menyerah untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi setiap ancaman, gangguan dan tantangan, baik dari dalam maupun dari luar.

Dalam kondisi seperti ini, peran penceramah agama sangatlah penting dalam melanjutkan pesan-pesan kedamaian di bumi pertiwi. “Bisa sebagai komunikator, konselor, penyampai keberlangsungan ajaran islam, pendidik umat islam bahkan penyampai rohmatan lil alamin.  Ini peran-peran yang Panjenengan miliki, punya kesempatan, punya ilmunya tinggal waktunya kapan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Fakih berpesan kepada seluruh peserta manakala kita menyampaikan materi agama dalam kehidupan bingkai NKRI janganlah  kalimat atau materi yang kita sampaikan malah melemahkan ketahanan nasional NKRI.

Terkait kegiatan yang digelar oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jateng itu, Fakih mengatakan bahwa  kegiatan seperti ini perlu untuk terus dilanjutkan sebagai ajang komunikasi, silaturrahmi, sharing biar satu visi dan satu misi. “Saya yakin tugas kita bersama untuk menyambung kebersamaan ini sebagaimana yang dipesankan oleh Rosul ‘Rahmatan Lil ‘alamin’ bisa sampai ke sasaran,” Ungkapnya. 

Acara diakhiri dengan tanya jawab oleh peserta. (Sol/my/ bd)


Dibaca sebanyak 51 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


PKKM Empat Tahunan di MTsN 2 Pemalang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang - 28 Oktober 2020


Yoga Untuk Intropeksi Kehidupan Bimas Hindu - 27 Oktober 2020

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial