Berita

Halaman Berita

KaKankemenag Pati Ajak Anak Cintai Al-Qur’an Sejak Dini Pada Festival Anak Soleh Indonesia

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati - 09 September 2019

* Kepala Kantor Kemenag Kab. Pati memberikan sambutan arahan pada acara Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) ke-7, TPQ se-Kabupaten Pati.

Pati - Kepala Kantor Kemenag Kab. Pati menghadiri acara Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) ke-7, TPQ se-Kabupaten Pati, bertempat di Ponpes Yanbu’ul Qur’an Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (8/9/2019).

Ketua Panitia FASI, Slamet dalam laporannya menyampaikan, FASI yang ke-7 ini, diawali dengan kompetisi tingkat kecamatan oleh Badan Koordinasi (Badko) TPQ tingkat kecamatan.

“Hasilnya ialah berkumpulnya para peserta FASI sebanyak 714 anak yang akan berkompetisi memperebutkan juara tingkat Kabupaten yang kemudian juara satunya mengikuti lomba tingkat provinsi”, jelas Slamet.

“Ada sebanyak 17 cabang lomba, yang diikuti dari tingkat Taman Kanak-Kanak Qur’an (TKQ), Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dan Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA), diantaranya adalah pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Inggris, pidato Bahasa Indonesia, menggambar, adzan iqomat, sholat, cerita islami, pengucapan Pancasila, membaca pembukaan UUD 45, Nasyid islami, CCQ, tartil Al-Qur’an, Tilawah, Tahfidz juz amma, mewarnai gambar, kaligrafi, dan menyanyikan lagu indonesia raya,” paparnya.

Kami mengucapkan terima kasih pada segenap Ustad dan ustadzah yang telah berpartisipasi aktif mengikuti FASI tingkat Kabupaten Pati”, ucapnya.

Ia juga bersyukur bahwa FASI ke-7 ini, diikuti oleh 21 kecamatan se-Kabupaten Pati dengan jumlah yang hadir diperkirakan 1500 termasuk official.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati dalam sambutan arahannya mengajak dan tak henti-hentinya memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan nikmat kepada kita. Semoga segala kenikmatan yang kita terima dapat dipergunakan sebaik-baiknya, agar bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

“Kita patut bersyukur, sebagai umat islam kita memiliki satu-satunya kitab suci yang tetap terjaga kemurniannya, dan sampai saat ini Al Qur’an tidak pernah mengalami perubahan apapun, baik dari segi bahasa, susunan maupun isi sehingga Al Qur’an mampu menjadi pegangan hidup dari generasi ke generasi, sampai ratusan tahun lamanya,” ucap Imron.

“Bahkan Al Qur’an sering dijadikan objek penelitian oleh para ilmuwan non muslim dan tidak sedikit pula kebenaran hasil penelitian mampu mengantarkan pelakunya menjadi pemeluk agama Islam, tentu semua adalah ketentuan dari Allah SWT untuk membuka mata dunia, tentang kebenaran ayat-ayat yang terkandung dalam al Qur’an,” tambah Imron.

“Oleh karenanya sepatutnyalah kita berbangga, karena animo masyarakat untuk mempelajari Al Qur’an dan seni budaya Islami sudah tumbuh dalam diri anak-anak sejak usia dini dan event ini sangat positif bagi proses membangun kecintaan anak terhadap Al Qur’an dan semua kegiatan seni budaya Islami, sebagaimana pepatah arab menyebutkan : belajar di waktu kecil bagai mengukir diatas batu, belajar sesudah dewasa bagai melukis diatas air,” ucap imron.

Kepada seluruh peserta lomba Imron juga berpesan bahwa festival anak sholeh adalah kegiatan dimana anak anak atau peserta harus mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam penguasaan Al Qur’an dan seni budaya Islami.

“Tentu saja tidak hanya terbatas pada event perlombaan, tetapi pada kehidupan sehari-hari, KaKankemenag berharap kalian tidak hanya untuk mengikuti perlombaan saja, tetapi juga diamalkan dengan cara menularkan kemampuan ilmunya kepada teman-teman, sehingga ilmu yang telah kalian dapat bisa bermanfaat.” pungkas Imron.

Sementara, Wabup Saiful Arifin dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini sebagai pengingat, khususnya bagi anak-anak, tentang Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber ilmu pengetahuan umat Islam.

“Dalam festival ini, tidak hanya mengejar kejuaraannya saja, namun anak-anak diharapkan menjadi lebih gemar membaca, sehingga mudah mendapatkan pengetahuan. Dan pada akhirnya menjadi pribadi yang lebih islami,” katanya saat memberikan arahan.

Selain itu, lanjut Saiful Arifin, dengan adanya festival ini, anak – anak diharapkan menjadi lebih bergairah dalam berkompetisi, berlomba serta meningkatkan ketaatan dari ilmu yang dipelajarinya.

“FASI juga sebagai sarana sosialisasi kepada anak – anak dalam membiasakan diri untuk berkompetisi secara fair dan sportif,” pesan Wabup.

Hal ini, imbuh Wabup, tentu saja dapat merangsang mereka untuk berdaya saing di setiap kesempatan.

“Dan yang terpenting bahwa FASI ini juga sebagai ajang mengekspresikan kepribadian anak sebagai anak Indonesia yang solih dan sholihah. Anak Indonesia yang menjadi dambaan orang tua, bangsa dan negara,” tandasnya.

Ia pun berpesan pada semua peserta yang hadir agar jangan hanya mengejar kemenangan saja. Melainkan, menjadikan acara ini untuk memperkokoh jaringan silaturahmi dan ukhuwah islamiyah semua komponen anak bangsa.

“Saya berharap dengan digelarnya acara ini, Kabupaten Pati memiliki basis generasi muda yang berkualitas baik dari segi ilmu pengetahuan serta dari segi iman dan taqwa. Memang sudah seyogyanya anak – anak ini, dilandasi dengan dasar keilmuan dan akhlaq yang baik”, tutur Safin. (Am/qq)


Dibaca sebanyak 38 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Pembukaan Pospeda VIII Tahun 2019 Sukses dan Meriah Subbag Inmas 07 - 13 September 2019


Banyak Prestasi Yang Di Capai Kemenag Jawa Tengah Subbag Inmas 02 - 13 September 2019

Informasi Penting


Materi Workshop SDM Hukum 23082019 Administrator - 29 Agustus 2019



Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial