Berita

Halaman Berita

Masjid Al Huda Godean Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Semarang - 27 Mei 2020

* Penerapan protokol kesehatan secara ketat di masjid Al Huda Godean

Semarang –  Belum pernah ada krisis seperti  Covid- 19 yang memaksa hampir seluruh negara di dunia menghentikan sebagian besar kegiatan ekonomi, pendidikan, keagamaan, sosial, dan budaya. Pandemi Covid- 19 memaksa banyak orang di seluruh dunia mengubah cara hidup mereka, termasuk peribadatan di masjid yang sebelum pandemi selalu dipenuhi jemaah untuk melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lain.

Masjid Al Huda, Godean, juga ikut terkena dampaknya. Takmir masjid terpaksa memasang spanduk yang bertuliskan “Mohon maaf, Masjid Al Huda Godean untuk sementara tertutup untuk umum”. Tak hanya itu, karpet masjid pun digulung untuk memudahkan penyemprotan disinfektan, shaf jemaah ditata untuk phishycal distancing (menjaga jarak fisik), dan setiap jemaah yang hendak masuk harus melewati pemeriksaan suhu badan dan masker dengan ketat.

Kegiatan di bulan Ramadhan yang sudah dirancang sejak awal, harus dijadwal ulang mematuhi imbauan pemerintah di masa darurat pencegahan penularan Covid- 19. Shalat Tarawih yang biasanya penuh jemaah, kini dibatasi untuk pengurus dan warga sekitar saja. Pengajian dan takjil buka puasa, kultum subuh dan shalat Tarawih ditiadakan, bahkan tadarus Al-Qur’an pun diimbau untuk dilaksanakan di rumah masing-masing.

Menurut ketua takmir, H. Atmaji Widisusilo, perubahan kegiatan bulan Ramadhan di masjid Al Huda ini telah disepakati dalam rapat bulan April lalu. Dalam rapat tersebut, pengawas Kemenag Kota Semarang, Amhal Kaefahmi, menyampaikan SE No. 6 Tahun 2020 tentang Panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1441 H. Meski terasa berat dan sedih, penjadwalan ulang kegiatan yang sudah dirancang apik sejak lama terpaksa dilakukan untuk menghindari kondisi buruk yang tidak diinginkan terkait Covid-19.

“Ingin menangis rasanya ketika memutuskan. Masjid legendaris yang biasanya semarak dengan kegiatan Ramadhan, kini menjadi sepi. Namun, kami yakin, jemaah melaksanakan ibadah Ramadhan dengan khusuk di rumah bersama keluarga,” tutur Atmaji Widisusilo.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Fakhis SF, Mahfud, Abraham Suseno, dan Nur Arifin mengatakan, para pemuda masjid secara bergotong royong melakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan hand sanitaizer, mengecek suhu jemaah yang datang, dan mengantisipasi jemaah luar daerah yang hendak ke masjid untuk mendapatkan pelayanan tersendiri.

“kami rindu semarak Ramadhan dan takbir keliling seperti tahun lalu. Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir dan kehidupan bisa berjalan normal  kembali,” tutur tokoh pemuda lainnya, Fahriza, Izuddin, Dito, dan Hisyam.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri pun tak seperti biasanya. Pihak takmir sangat membatasi jumlah jemaah dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bertindak sebagai imam, ustadz Wahyu Setiawan, khutbah idul fitri disampaikan ustadz Fajar Nugroho, dan ikrar maaf (syawalan) dipimpin oleh KH. Ihsan Abroruddin.

Seksi perawatan masjid, Budiyanto dan petugas keamanan yang dimotori Sri Janarto, Karyono, Wansis Riyanto, Rosyid, dan Cahyo, sigap melayani jemaah. Setiap jemaah yang datang langsung didatangi petugas untuk cek suhu yang dilakukan oleh Suryadi dan Bryan menggunakan thermogun. Selanjutnya, remaja masid yang dimotori Banu Aji, Wahyu, dan Wildan Rozan, mengarahkan pada shaf shalat yang telah ditentukan.

Rangkaian Idul Fitri pun berubah. Biasanya, usai shalat dilanjutkan dengan ikrar syawalan secara berdiri, saling bersalaman penuh maaf dan rasa haru, serta makan soto bersama. Ikrar halal bi halal tetap dilaksanakan, tetapi dengan tetap duduk di shaf masing-masing. Namun, acara musafakhah (bersalaman) dan makan soto ditiadakan.

“Lebaran tahun ini terasa berbeda, silaturrahmi dengan tetangga dan kerabat pun terpaksa ditunda,” ujar ibu-ibu yang biasanya menyiapkan hidangan soto usai shalat Idul Fitri.  (Amhal Kaefahmi/bd)


Dibaca sebanyak 383 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru




Penutupan Pelatihan Publikasi Ilmiah di MTs Negeri 2 Temanggung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung - 19 Oktober 2020

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial