Berita

Halaman Berita

Pejabat Inspektorat Investigasi Kemenag RI Berikan Pembinaan Di Kemenag Kab. Tegal

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal - 30 Juli 2020

* Pembinaan Pejabat Inspektorat Investigasi Kemenag RI di ruang Kepala Kantor

Tegal (Slawi) – Dalam rangka mendukung dan mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi yang bersih dan melayani, Pejabat Inspektorat Investigasi Kemenag RI memberikan pembinaan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, pada Kamis (30/07), di ruang kerja Kepala Kemenag Kab. Tegal.  Hadir dalam pembinaan itu Kepala Kantor Kemenag Kab. Tegal, Kepala Subbag TU, Para Kasi dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf serta para Pejabat Fungsional Tertentu.

                Pejabat Inspektur Investigasi Kemenag RI, Rojikin, menyampaikan beberapa tindakan indisipliner Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memperlambat proses reformasi birokrasi di Kementerian Agama, yaitu tindak korupsi, sering mangkir atau tidak absen dan kasus lain seperti perselingkuhan dan radikalisme.

                “Dalam kasus korupsi, seorang ASN bisa dikenai sanksi hukum bila sudah terbukti dan diputuskan di pengadilan melalui keputusan hukum yang bersifat tetap. Dalam hal ini besaran korupsi tidak jadi ukuran, tetapi putusan hukum yang mengikat yang jadi patokan. Sebagai contoh di Jawa Timur ada ASN yang diberhentikan dengan tidak hormat, padahal hanya menerima syukuran Tunjangan Fungsional Guru (TPG) yang jumlahnya tidak seberapa,” jelas Rojikin.

                Rojikin juga berharap, para ASN bisa membedakan dengan jelas sanksi hukum gratifikasi dan pungli. Dalam kasus gratifikasi antara pemberi dan yang diberi sama-sama bisa terkena jeratan hukum. Sementara dalam kasus pungli, hanya yang memungut saja yang terkena hukuman. Untuk gratifikasi, tersangka diberi waktu satu bulan untuk mengembalikan.

                “Selain itu masih masih ada tiga hal yang ingin saya ingatkan, yaitu masalah penyalahgunaan wewenang, perselingkuhan dan radikalisme. Menyangkut  wewenang, khususnya dalam mutasi ASN, saya mengajak para pejabat untuk berhati-hati. Mutasi harus dilaksanakan dengan alasan yang jelas dan melalui mekanisme Baperjakat. Untuk masalah perselingkuhan, selama tiga tahun terakhir terjadi peningkatan yang signifikan di semua level, baik pejabat maupun staff. Penganganan kasus perselingkungan harus didukung dengan bukti-bukti yang lengkap,” jelas Rojikin.

                Sedangkan mengenai radikalisme, Rojikin mengajak untuk mewaspadai ASN yang mempunyai pandangan agama yang ekstrim, tidak menerima Pancasila dan NKRI serta mengusung idiologi khilafah. ASN yang terlibat dalam kasus radikalisme bisa diberhentikan sebagai ASN.

                Dihubungi secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tegal, Sukarno, memberikan apresiasi kepada Pejabat Inspektorat Investigasi Kemenag RI yang telah berkenan memberikan pembinaan di Kantor Kemenag Kab. Tegal. “Semoga pembinaan ini bisa menjadi bekal sekaligus rambu-rambu bagi Kemenag Kab. Tegal yang sedang giat-giatnya membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” pungkas Sukarno. (AS/qq)


Dibaca sebanyak 38 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Kemenag Siapkan Regulasi Umrah di Masa Pandemi Subbag Inmas 04 - 24 September 2020

Bupati Purbalingga Serahkan Hak Pakai Gedung eks Pengadilan Agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga - 24 September 2020

Maksimalkan Keikutsertaan KSM Online Nasional Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang - 24 September 2020

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial