Berita

Halaman Berita

Pengawas PAI, Dorong Kembangkan Best Practise Hasil Pembelajaran Terbaik GPAI

Oleh Kantor Kementerian Agama Kota Semarang - 03 Juli 2020

* Pengawas PAI berpose bersama GPAI dan Ka SMP Negeri 14 Semarang, usai monitoring

Semarang - Pengawas Pendidikan Agama Islam merupakan ujung tombak dalam peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam di sekolah. Sebagai ujung tombak, ia memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam di sekolah sehingga berkewajiban membina guru PAI di wilayah binaannya agar menjadi guru yang lebih profesional. Tak kalah pentingnya, pengawas PAI juga memiliki peran penting sebagai supervisor dan motivator bagi guru PAI agar senantiasa meningkatkan kompetensinya. Untuk tujuan inilah maka pada Selasa (30/6) Pengawas PAI SD/SMP/SMA/SMK Kota Semarang H.M. Faojin, melakukan kunjungan supervisi kepada Siti Khodijatus Sholihah GPAI  SMP Negeri 14 Semarang.

Dalam supervisinya HM Faojin menanyakan beberapa hal, di antaranya Perangkat Pembelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 mulai dari Program Tahunan (PROTA), Program Semester (PROMES), Analisis Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), Pengembangan Silabus PAI, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP 3 Komponen), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Daring (RPP 3 Komponen Daring), pelaksanaaan Penilaian Harian (PH), hingga Penilaian Akhir Tahun (PAT) dan analisisnya.

Faojin mengatakan bahwa “dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) hendaknya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, sehingga harus disusun RPP Daring”. Beliau menambahkan bahwa di dalam RPP Daring hendaknya memuat 3 komponen, meliputi tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian. Masih menurut beliau, hal paling mendasar yang tampak pada RPP Daring adalah pada bagian kegiatan pembelajaran yang hendaknya mengemukakan serangkaian kegiatan pembelajaran yang tidak hanya sekedar memberikan tugas maupun soal. Namun harus ada unsur penyampaian materi dan penanaman sikap sosial maupun spiritual yang disisipkan di dalamnya.

Mengenai penilaian, beliau menyarankan agar guru PAI senantiasa melek IT agar bisa melaksanakan penilaian berbasis digital, baik dengan menggunakan google form, quizizz, maupun aplikasi yang lainnya. Masih berbicara mengenai penilaian berbasis digital, lebih jauh HM Faojin menanyakan respons hasil jawaban peserta diik pada Penilaian Harian (PH) dan juga Penilaian Akhir Tahun (PAT). 

Pada result salah satu respons Penilaian Harian beliau menemukan sebuah hasil, nilai terendah PH 80, nilai tertinggi 100, rata-rata nilai 94,13 dan median 96. Ini merupakan peluang yang harus dilihat secara jeli oleh GPAI, jangan sampai data yang bagus ini tidak dimanfaatkan. Pasalnya, data yang seperti ini bisa diolah menjadi Best Practise. Tinggal memblow-up pada salah satu aspek, misalnya pada bagian strategi, metode, atau pada media pembelajaran yang digunakan, disertai dengan kajian teori dan pustakanya., tandas beliau.

Muhammad Ahsan, sebagai kepala SMPN 14 Semarang yang juga Ketua DPD AGPAII Wilayah Jawa Tengah turut berpesan bahwa "GPAI itu harus memiliki semangat Never Stop Learning, because Life Never Stop Teaching" (Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup itu tidak pernah berhenti mengajar). Salah satu belajarnya guru di Masa Pandemi ini ya belajar bagaimana memanfaatkan IT, gadget, dan sejumlah aplikasi online yang bisa mendukung tercapainya pembelajaran yang  berkualitas., tandasnya.
(St Khodijatus S, SMPN 14 Semarang/faojin/bd)


Dibaca sebanyak 112 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial