Opini

Halaman Opini

Hari Kesaktian Pancasila sebagai Penguat Ideologi Bangsa

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati - 03 Oktober 2019

Tanggal 1 Oktober, diperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila sejak 1965. Dimana tanggal tersebut merupakan momentum kebangkitan atas kejadian 51 tahun yang lalu saat tragedi Lubang Buaya 30 September dimana ditemukan 7 jenazah para jenderal terkubur di sebuah sumur di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Pembuangan 7 pahlawan revolusi yang dilakukan Gerakan 30 September pada 1965 atau yang dikenal G30S. Pada era G30S, Lubang Buaya dijadikan pusat pelatihan milik PKI dimana tujuan dari Aidit dkk untuk menggantikan ideologi Pancasila dengan komunis.

Namun PKI mampu diberantas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) sehari kemudian, pada tanggal 1 Oktober.

Momentum kesaktian Pancasila ini selalu diperingati setiap tahunnya. Pancasila adalah ideologi bangsa yang tak ada duanya. Dimana mampu mempersatukan bangsa dan negara.

“Pancasila merupakan ideologi final dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Pancasila mempunyai nilai yang bisa disebutkan. Terbukti bisa menyatukan kita sampai saat ini.

Sangat banyak nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yang dapat diterapkan ditengah-tengah masyarakat. Seperti semangat menjaga keamanan, kebersamaan, gotong royong, tolong-menolong dan lainnya.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan pemaknaan nilai-nilai kesaktian Pancasila itu sendiri.

Pancasila tak kusam dimakan oleh zaman. Terbukti hingga saat ini masih bisa bertahan bahkan untuk hingga akhir zaman. Kuatnya pengaruh kekuatan global dinilainya tidak memberikan pengaruh terhadap kesaktian Pancasila.

Kaum pemuda yang menjadi harapan bangsa dan negara kedepannya dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dapat memersatukan bangsa. Sehingga bangsa Indonesia bisa tetap kokoh.

Penguatan ideologi pancasila tetap harus diaktualisasikan. Eksistensi suatu bangsa sangat ditentukan oleh karakter yang dimilikinya. Bangsa dengan karakter kuat akan mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang bermartabat. Pancasila selain sebagai simbol karakter dan martabat, juga menjadi wadah kebinekaan Indonesia.

Kita sudah buktikan dengan sejarah. Tuhan ciptakan dunia bersuku-suku bangsa, etnis, dan kepercayaan. Indonesia adalah model. Saya kira semua ajaran agama sama. Saya kira Tuhan ingin ada satu bangsa menjadi model tentang nilai-nilai yang ingin Tuhan tunjukkan ke manusia seperti apa. Indonesia menerapkan dengan baik dengan Pancasila. (Am/qq)


Dibaca sebanyak 467 kali

Web Profile Kemenag Jateng


Web Profile Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah merupakan web mandiri yang dibangun dalam rangka untuk memperkenalkan Kementerian Agama Provinsi Jateng terkait dengan tugas, fungsi dan layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Adanya web profile ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berita Terbaru


Kali ke-3 Kafilah Kab. Pati Pertahankan Juara Umum MTQ Pelajar Tingkat Provinsi Jawa Tengah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati - 20 November 2019

KKM 1 MI Kota Semarang Raih Juara I Tenis Meja HAB Kemenag Tingkat Kota Semarang Kantor Kementerian Agama Kota Semarang - 20 November 2019

KKRA Dituntut Bisa Membawa RA Lebih Baik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak - 20 November 2019

Informasi Penting


Penetapan Peserta Terbaik MTQ Pelajar XXXIV 2019 Administrator - 20 November 2019

Rekrutmen Penyuluh Agama Buddha Non PNS 2020 Administrator - 20 November 2019

Materi Rakor PBJ Hotel Grasia Semarang Administrator - 18 November 2019

Kontak Info


Alamat Kantor Jl. Sisingamangaraja No.5 Semarang
Telp: 024-8412547 Fax: 024-8315418

Media Sosial