Jam Layanan: 08:00 - 16:00 WIB | kanwiljateng@kemenag.go.id

Kakanwil Launching GelisQu, Tekankan Pentingnya Membaca dan Mengamalkan Al-Qur’an

Studio Audio Berita Kanwil
Dengarkan siaran warta berita resmi Kanwil Kemenag Jateng
Suara Studio Alami (Citra)
Bahasa:
Tempo:
Alat Aksesibilitas:
Kakanwil Launching GelisQu, Tekankan Pentingnya Membaca dan Mengamalkan Al-Qur’an

Kota Magelang (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, melaunching Gerakan Literasi Al-Qur’an (GelisQu) Kantor Kementerian Agama Kota Magelang di Aula MAN Kota Magelang, Kamis (22/10/2026). Gerakan ini menjadi upaya untuk menumbuhkan budaya membaca Al-Qur’an sekaligus mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Di hadapan Kepala Kantor Kemenag Kota Magelang Maesaroh, Kepala MAN Kota Magelang Khoirul Umam, serta para pegawai ASN di lingkungan Kemenag Kota Magelang, Saiful Mujab menekankan pentingnya membaca sebagai kunci untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kualitas diri, terutama melalui membaca Al-Qur’an.

“Membaca itu kunci. Apalagi membaca Al-Qur’an,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Gerakan Literasi Al-Qur’an, seluruh jajaran Kemenag dapat membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap waktu. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi berlanjut pada pemahaman, pengamalan, hingga menyebarluaskan nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat.

Menurutnya, Al-Qur’an hendaknya menjadi pedoman yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, literasi Al-Qur’an tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku yang selaras dengan ajaran Islam.

Saiful Mujab juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga pendidik madrasah di Kota Magelang. Ia berharap para guru dapat mengambil peran aktif dalam menanamkan dan menyebarluaskan nilai-nilai Al-Qur’an kepada peserta didik, baik melalui pembelajaran maupun keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui GelisQu, lingkungan Kementerian Agama diharapkan semakin menguatkan budaya literasi Al-Qur’an yang berkelanjutan. Gerakan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun kebiasaan membaca, memahami, mengamalkan, dan menyebarkan pesan-pesan Al-Qur’an, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga, madrasah, dan masyarakat luas. (Hilman Najib)

Bagikan Berita Ini ke Media Sosial
Tautan artikel berhasil disalin!