Pati – Tim riset MTsN 1 Pati kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional. Dua tim perwakilan dari MTsN 1 Pati ini berhasil memboyong medali emas dan perak dalam ajang World Agriculture, Strategic Studies, and Innovation Science Competition (WASISC) 2026 yang berlangsung pada 23–26 Oktober 2026. Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan SMA Taruna Nusantara Malang, Jawa Timur.
Medali emas diraih oleh tim dalam kategori Life Science yang digawangi Hilde Azkya Syahvine, Inaya Latifatin Izza, Himada Jibril Juan Javas T. B., Fahreza Aryasatya Raditya, Cakra Dhiya’Ulhaq, dan Deo Zikri Pradipta Hady, di bawah guru pembimbing Khaerul Umam.
Tidak hanya meraih emas, inovasi mereka yang berjudul ZYGYDERM: Optimization of a Water Apple Leaf Extract- (Syzygium Semarangense Var. Lumut) as Ointment for Accelerating in Vivo Skin Wound Healing ini juga berhasil menyabet Special Award dari Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA).
Hilde, mewakili timnya menjelaskan bahwa penelitian ini memanfaatkan potensi lokal dari daerah Kayen, Kabupaten Pati, yakni daun jambu semarang varietas lumut. Kandungan senyawa fitokimia dalam daun tersebut diolah menjadi salep ZYGYDERM pemacu penyembuhan luka kulit.
“Ke depannya kami berharap ZYGYDERM dapat diuji lebih mendalam demi keamanan dan manfaatnya bagi masyarakat luas. Untuk teman-teman, jangan takut mencoba hal baru dari lingkungan sekitar karena ide sederhana bisa menjadi sesuatu yang besar,” ujar Hilde.
Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh tim riset MTsN 1 Pati yang diketuai Nazhira Atiqa Zahrani bersama guru pembimbing Farah Ayu Afdhila S., dalam kategori Social Science. Tim yang beranggotakan Adlina Silmi Alya Wardani, Shabira Milan Princessa Syam, A. Abyan Haidar Zainal, Kayla Anindita, dan Faradheanggy Cahayu Ning Trisha ini mengusung riset berjudul Golden Traces of Pantura: Exploring The Potential of Spice Road and Maritime Heritage for Community Economic Empowerment in Pati Regency.
Capaian luar biasa ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para siswa madrasah yang mampu bersaing dan berbicara banyak di kancah global.
“Selamat dan sukses untuk siswa serta guru pembimbing MTsN 1 Pati. Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah Jawa Tengah tidak hanya unggul dalam pendidikan karakter dan keagamaan, tetapi juga memiliki daya saing yang sangat kuat di bidang sains dan inovasi tingkat dunia,” ungkap Saiful Mujab.
Kakanwil juga mendorong agar budaya riset di lingkungan madrasah terus dirawat dan terus ditingkatkan. Sehingga keberhasilan ini terus memotivasi seluruh siswa untuk berani bermimpi besar dan mengukir karya di tingkat global.
Gambar: Siswa-siswi MTsN 1 Pati ikuti internasional, World Agriculture, Strategic Studies, and Innovation Science Competition (WASISC).
Sumber Foto: Portalljateng.id/ Hms