Jam Layanan: 08:00 - 16:00 WIB | kanwiljateng@kemenag.go.id

BPKH Serahkan Program Kemaslahatan Rp1,9 Miliar untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas MAN 2 Tegal

Studio Audio Berita Kanwil
Dengarkan siaran warta berita resmi Kanwil Kemenag Jateng
Suara Studio Alami (Citra)
Bahasa:
Tempo:
Alat Aksesibilitas:
BPKH Serahkan Program Kemaslahatan Rp1,9 Miliar untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas MAN 2 Tegal

Kabupaten Tegal (Humas) – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan program kemaslahatan tahun 2025 untuk pembangunan Masjid Al Ikhlas di MAN 2 Tegal, Kabupaten Tegal, Senin (12/10/2026). Program ini menjadi bentuk dukungan BPKH terhadap penyediaan sarana dan prasarana keagamaan guna menunjang pembelajaran sekaligus penguatan karakter peserta didik.

Deputi Bidang Kemaslahatan BPKH RI, Miftahudin, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada BPKH untuk berkontribusi dalam pembangunan sarana pendidikan, khususnya tempat ibadah di lingkungan madrasah. Menurutnya, pembangunan Masjid Al Ikhlas merupakan bagian dari upaya mendukung penyiapan generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat.

Miftahudin menjelaskan, BPKH mengemban amanah untuk mengelola dua dana besar, yakni dana haji dan Dana Abadi Umat (DAU). Dana haji dikelola untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji, sedangkan hasil pengelolaan Dana Abadi Umat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat, antara lain melalui pembangunan masjid, sarana pendidikan, dan penyediaan kendaraan layanan dakwah.

“Dari hasil pengelolaan Dana Abadi Umat, manfaatnya dikembalikan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat. Tahun ini, dana yang disetujui mencapai Rp260 miliar, dan Rp1,9 miliar di antaranya dialokasikan untuk MAN 2 Tegal. Insyaallah, program ini akan dilanjutkan untuk tahap kedua,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyaluran dana kemaslahatan harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Selain mendukung pembangunan sarana pendidikan dan keagamaan, BPKH juga hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana alam sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan manfaat bagi umat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyambut baik dukungan BPKH yang menjangkau satuan pendidikan madrasah. Ia berharap pembangunan Masjid Al Ikhlas dapat memberikan manfaat luas bagi warga madrasah dan menjadi bagian dari penguatan pendidikan agama di MAN 2 Tegal.

“Alhamdulillah, BPKH memberikan dukungan hingga tingkat madrasah aliyah. Kita bersyukur MAN 2 Tegal bisa mendapatkan masjid. Semoga dana kemaslahatan umat ini benar-benar memberikan manfaat dan keberkahan, sehingga MAN 2 Tegal semakin berkibar, semakin maju, dan siap bersaing,” tuturnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, Ahmad Muhdzir, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Masjid Al Ikhlas. Ia menegaskan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang berperan penting dalam membentuk spiritualitas dan akhlak peserta didik.

“Alhamdulillah, hari ini masjid sudah bisa dimanfaatkan oleh anak-anak kita. Semoga keberadaan masjid ini dapat mendukung pembentukan jiwa spiritual dan karakter peserta didik yang berakhlakul karimah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Tegal, Turati, menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Al Ikhlas diharapkan dapat menguatkan kebersamaan warga madrasah melalui pelaksanaan salat berjamaah, mempererat silaturahmi, serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Ia menambahkan, MAN 2 Tegal juga mengembangkan program GUCiKu (Guru dan Tenaga Kependidikan Cinta Al-Qur’an). Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan mentoring untuk memperdalam pengetahuan keagamaan bagi guru dan tenaga kependidikan, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas mendidik dan mengajar.

Dengan hadirnya Masjid Al Ikhlas, MAN 2 Tegal diharapkan semakin optimal dalam membangun lingkungan pendidikan yang religius, memperkuat karakter peserta didik, serta mewujudkan madrasah yang unggul dalam prestasi dan kokoh dalam nilai-nilai keagamaan.

Bagikan Berita Ini ke Media Sosial
Tautan artikel berhasil disalin!